More

    Warga Batam Tolak Pembangunan SPBU di Batu Aji! DPRD Turun Tangan Gelar RDPU

    Telegrapnews, Batam – Rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan Perumahan Muka Kuning Indah II, RW 01, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batu Aji, menuai penolakan warga. Keberatan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar Komisi III DPRD Kota Batam, Kamis (21/8/2025).

    Warga menilai pembangunan SPBU tersebut merugikan masyarakat. Alasannya, akses jalan menuju pertokoan dan sekolah ditutup secara sepihak tanpa pemberitahuan. Kondisi itu dinilai berbahaya, terutama jika terjadi kebakaran atau keadaan darurat.

    BACA JUGA:  Tumbuh Tanpa Merusak, Sepotong Kisah dari Jantung Industri Batam

    “Banyak ibu-ibu yang protes, bagaimana kalau ada kebakaran atau musibah lain? Kami memang orang biasa, tapi kami paham aturan dan etika dalam bermasyarakat,” ungkap salah seorang warga dalam forum RDPU.

    Tanggapan Perusahaan

    Dari pihak perusahaan, Sutini, perwakilan pengembang SPBU, menegaskan penutupan akses jalan bukan dilakukan pihaknya, melainkan sudah dilakukan pemilik lama lahan sebelum dibeli.

    BACA JUGA:  Harga solar turun di SPBU Pertamina mulai 1 Juni

    “Untuk pemberitahuan, kami akui sebelumnya hanya melapor ke RW bahwa kami pemilik baru lahan ini. Kami mohon maaf jika ada kekurangan,” jelasnya.

    Sikap DPRD Batam

    Komisi III DPRD Batam menegaskan pihaknya akan melakukan mediasi lanjutan dengan menghadirkan Pertamina dan BP Batam agar persoalan tidak berlarut.

    “Kami ingin persoalan ini selesai dengan musyawarah. Warga tetap tenang, pengembang juga dapat kepastian. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan,” tegas Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Rudi ST.

    BACA JUGA:  Ditlantas Polda Kepri Edukasi Siswa Tekankan Keselamatan Berlalu Lintas

    Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut keselamatan warga, kepastian hukum pengembang, serta keberlanjutan pembangunan di Batam.

    Editor: jd

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini