More

    Polisi di Nongsa Panen Jagung, Hasil dari Dua Hektare Lahan Diperkirakan Satu Ton

    TelegrapNews.com – Polisi tak hanya mengurus keamanan. Di Kecamatan Nongsa, Batam, personel Polsek Nongsa juga turun ke lahan pertanian untuk memanen jagung. Dari lahan seluas sekitar dua hektare, panen kuartal III tahun ini diperkirakan menghasilkan satu ton jagung pipil.

    “Pemanfaatan lahan ini merupakan salah satu upaya kami mendukung ketahanan pangan nasional. Kami berharap lahan yang tersedia dapat terus dikelola secara produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Wakapolsek Nongsa AKP Ferry Supriadi.

    BACA JUGA:  Polda Kepri Kerahkan 140 Personel untuk Amankan 30 Lokasi Penjualan Takjil di Batam Selama Ramadhan

    Panen berlangsung di lahan ketahanan pangan Polsek Nongsa, kawasan Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa. Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.15 WIB dan melibatkan personel kepolisian bersama Kelompok Tani Tunas Mekar.

    Lahan tersebut memiliki luas sekitar lima hektare. Namun, baru dua hektare yang dimanfaatkan untuk menanam jagung pipil. Hasil panennya diperkirakan mencapai 1.000 kilogram.

    BACA JUGA:  Dukungan dari Warga Batu Ampar, Sebut Marlin Sosok Pemimpin Perempuan Yang Dinanti Masyarakat Batam

    Kelompok Tani Tunas Mekar yang diketuai Miswanto turut mengelola lahan tersebut. Kolaborasi antara polisi dan kelompok tani ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Nongsa.

    Panen raya kuartal III itu merupakan bagian dari dukungan Polresta Barelang melalui Polsek Nongsa terhadap program swasembada pangan 2026. Program tersebut juga dikaitkan dengan agenda ketahanan pangan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

    BACA JUGA:  Petani dan Pembudidaya Ikan di Teluk Mata Ikan Atas Batam Rugi Ratusan Juta Akibat Proyek Cut and Fill

    Wakapolsek Nongsa AKP Ferry Supriadi memimpin kegiatan bersama sejumlah personel, termasuk Kanit Samapta Iptu Yuliswan, Kanit Binmas Ipda Wirpatman, dan Ps Kanit Provost Aiptu Mardius.

    Panen berlangsung hingga pukul 10.00 WIB. Pemanfaatan lahan pertanian tersebut diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung ketersediaan pangan melalui pengembangan komoditas pertanian di wilayah Nongsa. (*)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini