More

    Kecelakaan Laut di Perbatasan Perairan Internasional, Karimun-Singapura, 6 Selamat, Dua Korban Masih Hilang

    Telegrapnews, Karimun – Sebuah kecelakaan laut terjadi di wilayah perbatasan perairan internasional, tepatnya di titik koordinat 01 06.83 N 103 31.88 E, pada Senin (6/1/2025) pagi.

    Kapal jenis long boat yang terlibat dalam insiden tersebut dilaporkan mengalami kecelakaan sekitar pukul 06.26 WIB. Sebanyak enam orang berhasil diselamatkan, sementara dua lainnya masih dinyatakan hilang.

    BACA JUGA:  Kapal Longboat Tenggelam di Perairan Karimun, Diduga Angkut PMI Ilegal: 3 Penumpang Masih Hilang

    Kabar mengenai kecelakaan ini pertama kali diterima oleh POCC Singapore. Dilaporkan bahwa enam korban ditemukan terapung di perairan Tanjungbalai Karimun, tepatnya di arah timur laut Pulau Karimun Besar.

    Keenam korban tersebut kemudian dievakuasi oleh kapal tanker Naviy Guards yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

    “6 orang yang ditemukan selamat itu, diduga korban kecelakaan laut di perairan Karimun,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli dalam keterangannya.

    BACA JUGA:  Kader Nasdem Karimun Menyala untuk Memenangkan Rudi-Rafiq di Pilkada Kepri

    Disebutkan, kapal ini berangkat dari Malaysia menuju Tanjung Balai Karimun. Jumlah penumpang sebanyak delapan orang.

    “Dari keterangan, 6 orang selamat, masih ada 2 orang lainnya yang belum ditemukan,” ujar Fazzli.

    Diungkapkan, Kantor SAR Tanjungpinang akan berkoordinasi bersama POCC Singapura, MRCC Johor Baru dan intansi terkait di Karimun untuk melakukan proses penjemputan 6 orang korban selamat, guna penyelidikan lebih lanjut.

    BACA JUGA:  Kejati Kepri Hentikan Kasus Penganiayaan di Karimun dengan Pendekatan Restoratif Justice

    “Untuk data-data para korban, masih kami lakukan pendalaman informasi dan segera kami update kembali nanti,” katanya.

    Sementara untuk dua korban yang hilang, upaya pencarian tengah dilakukan antara Basarnas dan Satpolairud Polres Karimun.

    Editor: jd

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini