More

    Warga Batuampar Temukan Limbah B3 Dekat SD, LIRA Desak DLH dan Polisi Bertindak Tegas

    Telegrapnews.com, Batam – Warga Kelurahan Batuampar, Kota Batam, dikejutkan dengan temuan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dibuang sembarangan di lapangan kosong, hanya sekitar 50 meter dari SD Negeri 002 Batuampar. Limbah berwarna hitam pekat itu ditemukan berserakan tanpa pengamanan apapun, menimbulkan kekhawatiran serius di tengah masyarakat.

    “Kami khawatir anak-anak kena dampaknya. Kalau hujan turun, limbah ini bisa mengalir ke rumah atau bahkan ke sekolah,” ujar Dedi, salah seorang warga, Rabu (7/5/2025).

    Ia mengatakan bahwa limbah tersebut sudah terlihat sejak Sabtu lalu, namun hingga kini belum ada tindakan dari instansi terkait.

    BACA JUGA:  Hujan Badai Landa Batam, 29 Lokasi Pohon Tumbang Akibatkan Gangguan Lalu Lintas dan Korban Luka

    Kondisi ini memicu reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Walikota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Batam, Herry Sembiring.

    Ia mengecam keras tindakan pembuangan limbah yang dianggap sembarangan dan sangat membahayakan keselamatan lingkungan, terlebih karena lokasi berada di area permukiman dan dekat dengan fasilitas pendidikan.

    “Transportir limbah B3 itu dibayar mahal, tapi buangnya seenaknya. Ini jelas pelanggaran serius,” tegas Herry.

    Ia menyebutkan bahwa pengangkutan limbah B3 seharusnya dilakukan menggunakan alat angkut tertutup dan sesuai standar keselamatan. Namun faktanya, limbah justru ditemukan tergeletak begitu saja di tempat terbuka, bahkan sebagian dalam karung putih yang telah koyak.

    BACA JUGA:  Polda Kepri Sidak Pasar di Batam, Harga Bahan Pokok Masih Stabil

    Belum Ada Tindakan DLH Batam

    Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat satu pun pejabat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam yang turun langsung ke lokasi. Hal ini memunculkan sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan dari instansi terkait.

    Wartawan telah mencoba menghubungi Kepala DLH Kota Batam, Herman Rozie, melalui pesan WhatsApp untuk meminta konfirmasi, namun belum mendapat balasan hingga kini.

    Merespons hal tersebut, Herry Sembiring mendesak Wali Kota Batam untuk segera mengevaluasi kinerja Kepala DLH Batam, Herman Rozie, dan Kabid Pengawasan.

    BACA JUGA:  Ribuan Warga Tanjung Uncang Gelar Aksi Demo Air, Blokade Akses Jalan Industri

    “Kalau memang tidak mampu menjaga lingkungan, ya ganti saja. Batam bukan tempat sampah limbah B3,” tegasnya.

    Ia juga meminta aparat kepolisian segera mengusut pelaku pembuangan limbah tersebut. “Kami tahu siapa pemiliknya, tapi biar aparat yang bertindak. Ini harus jadi efek jera,” tutup Herry.

    Masyarakat Batuampar berharap pemerintah segera bertindak cepat untuk membersihkan limbah dan mengusut tuntas siapa pun yang bertanggung jawab, demi menjaga keselamatan lingkungan dan generasi penerus yang bersekolah di sekitar lokasi.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini