More

    Kejati Kepri Bongkar Dugaan Korupsi Sistem E-Ticketing Kapal Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura

    Telegrapnews.com, Tanjungpinang — Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) tengah mengendus dugaan kasus korupsi yang menggemparkan di balik penerapan sistem e-ticketing kapal ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP), Tanjungpinang.

    Pihak Kejati Kepri secara resmi mengonfirmasi tengah melakukan penyelidikan intensif. “Benar, sedang dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri, Yusnar Yusuf, Senin (8/7/2025).

    BACA JUGA:  Gara-gara Tidak Miliki Manifest, Kapal Pembawa Sembako dari Batam Diamankan Bea dan Cukai Tanjungpinang

    Sejumlah pihak yang terkait sudah dipanggil dan dimintai keterangan, namun detail siapa saja yang diperiksa masih dirahasiakan. Sumber internal menyebutkan bahwa kerjasama dengan pihak swasta sebagai aplikator yang dimulai akhir 2024 itu ternyata menyimpan “masalah serius.”

    Kebijakan sistem e-ticketing yang digadang-gadang akan mempermudah masyarakat dalam pembelian tiket kapal justru malah menjadi sumber masalah. Aplikasi sering error, mesin e-ticketing yang dipasang di pintu masuk pelabuhan tak berfungsi, dan masyarakat masih lebih memilih membeli tiket manual di loket.

    BACA JUGA:  Disperindag dan Satpol PP Data Pedagang Tepi Laut, Pedagang: "Kami Tidak Tahu Tujuannya"

    Tercatat ada empat mesin e-ticketing yang jarang sekali dipakai dan sering mati total, membuat rencana digitalisasi tiket ini terkesan amburadul.

    Belum jelas seberapa besar kerugian negara yang timbul akibat penerapan sistem ini, namun Kejati Kepri sudah bergerak cepat membongkar dugaan penyimpangan dan korupsi di balik layar.

    Kasus ini menjadi sorotan tajam masyarakat Kepulauan Riau yang menuntut transparansi dan keadilan.

    BACA JUGA:  Zona B Gurindam 12 Tepi Laut Tanjungpinang Dikosongkan Hari Ini, Tapi Proyek Jogging Track Masih Jadi Tanda Tanya

    Apakah ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan proyek ini untuk keuntungan pribadi? Atau memang sistemnya yang salah kelola?

    Kejaksaan Tinggi Kepri berjanji akan mengungkap semua fakta dan memastikan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini