More

    Ada Dana Pembangunan Mengalir? Warga Pertanyakan Proses Pemilihan Ketua Masjid AR Rahim Tanjungpinang

    Telegrapnews.com, Tanjungpinang – Polemik mencuat di Masjid AR. Rahim, Jalan Usman Harun, Teluk Keriting, Tanjungpinang Barat. Hal itu terjadi, setelah proses pemilihan Ketua Masjid dilakukan secara aklamasi oleh pengurus lama, yang justru menimbulkan gelombang protes dari sejumlah jama’ah.

    Proses aklamasi itu disebut tidak sah dan terkesan dipaksakan, bahkan dituding sebagai rekayasa untuk menghalangi warga lain yang ingin mencalonkan diri. Jama’ah yang hadir disebut hanya sekitar 50-an orang, sementara banyak warga lainnya merasa tidak dilibatkan.

    BACA JUGA:  Senandung Caffe Ganet Square Resmi Gelar Turnamen Domino Premium Class, Pendaftaran Masih Dibuka!

    “Pemilihan itu cacat prosedur! Harusnya pengurus lama menyerahkan ke RW dan Lurah dulu agar pemilihan bisa dilakukan secara terbuka dan adil,” ujar salah satu jama’ah yang enggan disebutkan namanya.

    Warga yang kecewa mendesak Lurah Tanjungpinang Barat dan dinas terkait segera turun tangan dan melaksanakan pemilihan ulang secara voting bebas dan transparan, agar tidak ada gejolak berkepanjangan.

    Sementara itu, Ismadi, Ketua Masjid terpilih yang kembali menjabat secara aklamasi, membantah semua tudingan tersebut.

    BACA JUGA:  Zona B Gurindam 12 Tepi Laut Tanjungpinang Dikosongkan Hari Ini, Tapi Proyek Jogging Track Masih Jadi Tanda Tanya

    “Kami hanya menjalankan proses sesuai aspirasi jama’ah yang hadir. Tidak ada yang menghalangi siapa pun untuk maju. Bahkan SK dari Lurah sudah saya terima,” tegasnya.

    Namun yang mengejutkan, saat media mencoba mengonfirmasi ke Lurah Tanjungpinang Barat, tidak ada tanggapan sama sekali, meski sudah dihubungi berkali-kali. Sikap bungkam ini justru memicu kecurigaan baru dari publik: apakah ada keberpihakan?

    BACA JUGA:  2R, Rudi-Rafiq Kampanye di Tanjungpinang, Berkomitmen Jadikan Ibu Kota yang Maju

    Menambah panas suasana, sejumlah warga mengungkap bahwa dalam waktu dekat, Masjid AR. Rahim akan mendapatkan dana pembangunan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Fakta ini menambah pertanyaan, apakah polemik ini berkaitan dengan dana besar yang akan masuk ke masjid?

    Hingga berita ini diturunkan, polemik masih bergulir panas. Warga menuntut kejelasan dan keadilan agar masjid sebagai tempat ibadah tetap menjadi tempat yang suci dari konflik kepentingan.

    Penulis: fitriyadi

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini