Olahraga

Adu Tajam Mbappe dan Yamal, Ini Dia Prediksi Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Para pemain Spanyol saat melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang lawan. F. istimewa

TelegrapNews.com – Semifinal Piala Dunia 2026 akan menghadirkan salah satu pertandingan paling dinantikan ketika Prancis berhadapan dengan Spanyol di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB.

Pertemuan dua raksasa Eropa ini diprediksi berlangsung sengit karena keduanya sama-sama tampil impresif sepanjang turnamen dan memiliki ambisi besar mengamankan tiket menuju partai final.

Prancis datang ke semifinal dengan catatan yang hampir sempurna. Tim besutan Didier Deschamps berhasil menyapu bersih kemenangan sejak fase grup dan terus menjaga konsistensi hingga babak gugur.

Les Bleus mengalahkan Senegal, Irak, dan Norwegia di penyisihan grup sebelum menyingkirkan Swedia, Paraguay, serta Maroko untuk memastikan tempat di empat besar.

Kekuatan terbesar Prancis musim ini bukan hanya terletak pada lini depan yang produktif, tetapi juga organisasi pertahanan yang sangat disiplin.

Hingga menjelang semifinal, mereka baru kebobolan dua gol sepanjang turnamen dan belum sekali pun kebobolan di fase gugur.

Kombinasi Dayot Upamecano dan William Saliba menjadi tembok kokoh di depan kiper Mike Maignan, sementara lini tengah mampu menjaga keseimbangan permainan dengan baik.

Di sektor serangan, Kylian Mbappe masih menjadi tumpuan utama. Meski sempat mengalami masalah pada pergelangan kaki di laga sebelumnya, sang kapten diperkirakan siap tampil sejak menit pertama.

Ketajamannya menjadi ancaman serius bagi pertahanan Spanyol setelah mengoleksi delapan gol di Piala Dunia 2026. Kecepatan dan kemampuan Mbappe dalam memanfaatkan ruang menjadi salah satu senjata utama Prancis saat menghadapi lawan yang gemar menguasai bola.

Selain Mbappe, Deschamps masih memiliki banyak pilihan berkualitas. Ousmane Dembele, Michael Olise, Desire Doue hingga Bradley Barcola siap memberikan variasi serangan dari kedua sisi lapangan.

Kehadiran Manu Kone yang diperkirakan pulih dari masalah lutut juga menjadi tambahan penting bagi keseimbangan lini tengah Les Bleus.

Di sisi lain, Spanyol juga melangkah ke semifinal dengan performa yang tidak kalah mengesankan.

Setelah sempat ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka fase grup, La Roja mampu bangkit dan mencatatkan lima kemenangan beruntun.

Arab Saudi, Uruguay, Austria, Portugal, hingga Belgia berhasil mereka lewati untuk mengamankan satu tempat di semifinal.

Permainan Spanyol masih identik dengan penguasaan bola dan distribusi umpan yang rapi. Rodri menjadi pengatur ritme permainan dari lini tengah, dibantu Pedri, Fabian Ruiz, dan Dani Olmo yang terus bergerak mencari celah di pertahanan lawan.

Pola permainan tersebut membuat Spanyol menjadi salah satu tim dengan penguasaan bola terbaik sepanjang turnamen.

Lini depan mereka juga menunjukkan efektivitas tinggi. Mikel Oyarzabal menjadi salah satu pemain yang tampil konsisten dengan koleksi empat gol.

Sementara itu, Lamine Yamal tetap menjadi sosok yang paling dinantikan meski belum sepenuhnya mengulang performa gemilangnya seperti di Euro 2024.

Kecepatan, kreativitas, dan kemampuan satu lawan satu pemain muda tersebut tetap menjadi ancaman yang harus diwaspadai Prancis.

Rekor pertemuan terbaru sedikit berpihak kepada Spanyol. Dalam dua laga terakhir, La Roja selalu mampu mengalahkan Prancis.

Mereka menang 2-1 pada semifinal Euro 2024 sebelum kembali mengalahkan Les Bleus dengan skor dramatis 5-4 pada semifinal UEFA Nations League 2024/2025. Catatan tersebut tentu menjadi modal kepercayaan diri bagi skuad asuhan Luis de la Fuente.

Meski demikian, Prancis memiliki sejarah yang lebih baik ketika bertemu Spanyol di ajang Piala Dunia. Satu-satunya pertemuan kedua negara di turnamen ini terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2006.

Saat itu Les Bleus berhasil menang 3-1 meski sempat tertinggal lebih dahulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan.

Semifinal kali ini juga memiliki arti penting bagi Prancis. Jika mampu mengalahkan Spanyol, mereka akan mencatatkan sejarah dengan tampil di final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Pencapaian tersebut akan menyamai rekor Jerman Barat yang pernah lolos ke final pada tiga edisi berturut-turut pada 1982, 1986, dan 1990.

Secara taktik, pertandingan diperkirakan berlangsung menarik. Spanyol kemungkinan akan lebih banyak menguasai bola dan membangun serangan secara perlahan melalui kombinasi umpan pendek.

Sebaliknya, Prancis diprediksi memilih bermain lebih langsung dengan mengandalkan transisi cepat serta kecepatan para penyerangnya.

Duel lini tengah menjadi salah satu faktor yang bisa menentukan hasil pertandingan. Rodri dan Fabian Ruiz akan berusaha mengontrol tempo permainan, sementara Adrien Rabiot dan Manu Kone dituntut mampu memutus aliran bola sekaligus menjadi penghubung menuju lini depan Prancis.

Di sektor sayap, persaingan antara Lamine Yamal dan Theo Digne maupun Ousmane Dembele melawan Marc Cucurella juga layak dinantikan.

Kedua tim memiliki pemain dengan kemampuan individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan hanya dalam satu momen.

Jika melihat performa sepanjang turnamen, kedua tim sama-sama pantas berada di semifinal.

Spanyol unggul dalam penguasaan bola dan kreativitas membangun serangan, sedangkan Prancis memiliki efektivitas yang lebih tinggi ketika mendapatkan peluang. Kualitas individu yang dimiliki Les Bleus juga memberi mereka keuntungan dalam situasi serangan balik.

Laga diperkirakan berlangsung ketat sejak menit pertama dengan peluang yang terbatas karena kedua tim sama-sama memiliki pertahanan solid.

Namun, pengalaman para pemain Prancis dalam pertandingan besar serta ketajaman Mbappe diyakini dapat menjadi pembeda.

Meski Spanyol memiliki modal positif dari dua pertemuan terakhir, Prancis dinilai memiliki keseimbangan yang lebih baik antara lini belakang dan lini depan.

Jika mampu memanfaatkan peluang dengan efektif, Les Bleus berpeluang mengakhiri dominasi La Roja sekaligus memastikan langkah ke final Piala Dunia 2026.

Prediksi skor akhir pertandingan adalah Prancis menang tipis 2-1 atas Spanyol dalam duel yang diperkirakan berlangsung sengit hingga peluit panjang dibunyikan.(*)

sumber: jawapos.com

Share

Recent Posts

  • Batam

85 Juta Dolar Amerika untuk Modernisasi TPK Batuampar, Diharapkan Pangkas Biaya Logistik

TPK Batuampar. F. Istimewa TelegrapNews.com - Melalui langkah modernisasi infrastruktur, penguatan sistem operasional, serta peningkatan…

11 jam ago
  • Nasional

Kejagung Keluarkan Surat Edaran Penghentian Pengumpulan Data dan Keterangan Terkait MBG

Ilustrasi anak sekolah sedang makan MBG. F Istimewa TelegrapNews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menerbitkan surat…

13 jam ago
  • News Update

Cegah Lahan Tidur, Pemegang Alokasi Lahan Wajib Laporkan Perkembangan Perizinan dan Pembangunan

TelegrapNews.com- BP Batam akan mewajibkan seluruh pemegang alokasi lahan melaporkan perkembangan perizinan dan pembangunan secara…

1 hari ago
  • Olahraga

FIFA Pertimbangkan Piala Dunia Diikuti 64 Negara pada 2030

Presien FIFA Gianni Infantino. F. Istimewa TelegrapNews.com - Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa pihaknya…

2 hari ago
  • Nasional

Terkait Kasus Hukum Eks Jampidsus, Guru Besar UGM Sebut Pemberantasan Korupsi di Indonesia hanya Drama

Eks Jampidsus Febri Adriansyah saat mengumumkan tersangka baru kasus korupsi Duta Palma. F Istimewa TelegrapNews.com-…

2 hari ago
  • Olahraga

Argentina Tumbangkan Swiss 3:1, Hadapi Inggris di Semifinal

Para pemain Argentina melakukan selebrasi usai Alvarez menecetak gol ke gawang Swiss. F. istimewa TelegrapNews.com…

2 hari ago