More

    Amerika dan Iran akan Berdialog di Pakistan Pekan Ini, Bahas Rudal dan Jaminan Keamanan Iran

    Ilustrasi bendera Amerika Serikat, Iran dan Pakistan. f Istimewa

    TelegrapNews.com – Amerika Serikat dan Iran akan menggelar dialog akhir pekan ini di Islamabad, Pakistan, kata Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi pada Rabu (25/3).

    Dalam wawancara dengan harian Italia Corriere della Sera, Grossi mengatakan pembicaraan tersebut akan mencakup isu yang lebih luas.

    Topik yang dibahas antara lain rudal, milisi yang terkait dengan Iran, serta jaminan keamanan bagi negara itu.

    BACA JUGA:  Los Angeles Membara, 10 Tewas dan 180.000 Mengungsi, Rumah Mewah Jadi Abu Akibat Badai Api

    “Kali ini, pembicaraan juga akan mencakup soal rudal, milisi yang terkait dengan Republik Islam, dan jaminan keamanan bagi Iran,” kata Grossi.

    Ia menyebut kemungkinan adanya solusi sementara yang bisa disepakati, meski tidak harus bersifat militer.

    Menurut Grossi, ada rencana diplomatik alternatif yang memungkinkan dua pendekatan sekaligus.

    Pertama, penghentian sementara pengayaan uranium karena kondisi politik, militer, dan kepercayaan “yang belum memungkinkan” dan kedua, isu tersebut akan dikaji kembali dalam lima hingga 10 tahun mendatang.

    BACA JUGA:  Mati Satu, Tumbuh Seribu: Hilang Sinwar, Muncul 8 Calon Pengganti Kepala Biro Politik Hamas

    Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran terus berlangsung sejak 28 Februari.

    Serangan itu dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

    Iran membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta wilayah-wilayah di Yordania, Irak, dan negara Teluk yang menampung aset militer AS.

    BACA JUGA:  Terungkap! Iran Tembus Pertahanan Israel, 5 Fasilitas Militer Hancur, Iron Dome Gagal Hadang Rudal!

    Serangan balasan itu menelan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta gangguan pada pasar dan penerbangan global.(*)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini