Featured

Beredar Marak di TikTok! Jasa Masuk Ilegal ke Malaysia Lewat Speedboat Cuma Rp1,3 Juta, Ini Kata KJRI Johor Bahru

Telegrapnews.com, Batam – Media sosial, khususnya TikTok, belakangan ini diramaikan dengan iklan jasa masuk ke Malaysia secara ilegal. Penawaran yang terkesan “menggiurkan” ini menjanjikan keberangkatan aman dan cepat, cukup dengan membayar Rp1.350.000 dan tanpa perlu dokumen resmi apa pun.

Jasa ini menawarkan rute masuk lewat wilayah seperti Batam, Dumai, dan Bengkalis menuju Selangor, Malaysia dengan menggunakan speedboat. Beberapa akun TikTok yang mempromosikan jasa ilegal ini antara lain akun @bo*al dan @dilac*** yang terang-terangan mengunggah video ajakan seperti:
“Mari berkabar dengan kita Malaysia-Indonesia, Aman, Amanah”
“Berangkat setiap malam, langsung DM ya kak!”

Setiap komentar atau pertanyaan warganet di kolom video diarahkan untuk menghubungi lewat DM, menandakan aktivitas ini disamarkan dan bersifat tertutup.

Tanggapan KJRI Johor Bahru

Konsul Pensosbud KJRI Johor Bahru, Erry Kenanga (foto denni Risman)

Menanggapi fenomena ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru melalui Konsul Penerangan Sosial dan Budaya, Erry Kananga menyatakan pihaknya terus memantau dan melaporkan akun-akun media sosial serta situs yang menawarkan jasa masuk ke Malaysia secara ilegal.

“Kami monitor situs dan akun-akun tersebut, kemudian kami laporkan ke Kementrian Komunikasi Digital untuk ditakedown. Kami juga minta bantuan provider serta platform aplikasi terkait, namun kerap kali gagal karena tidak ada kata kunci yang mereka langgar secara eksplisit,” ujar Erry saat ditemui telegrapnews di Batam, Selasa (29/7/2025) malam.

Upaya pelaporan ini dilakukan secara berkala, mengingat modus terus berkembang dan sering kali tidak menabrak kebijakan secara teknis di platform sosial.

Erry menegaskan, masuk ke Malaysia secara legal adalah satu-satunya cara agar WNI, terutama pekerja migran, mendapat perlindungan dan jaminan keselamatan kerja.

WNI disarankan mendaftar lewat BP3MI (Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) atau Dinas Tenaga Kerja di daerah masing-masing.

“Kalau lewat jalur resmi, akan ada pelatihan skill, bahasa, dan adaptasi kerja. Selain itu, pekerja juga dilindungi asuransi dan BPJS,” tambahnya.

Hingga kini, KJRI mengakui masih kesulitan mendata berapa banyak WNI yang masuk ke Malaysia secara ilegal, karena mereka masuk lewat jalur tikus dan tanpa dokumen resmi. Namun, temuan di lapangan menunjukkan bahwa praktik ini masih marak dan memprihatinkan.

Penulis: dr
Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Gaya Hidup

Ingin Meningkatkan Testosteron, Ini Dia Beberapa Makanan Sehat untuk Pria

Ilustrasi Pria mengkonsumi makanan sehat. f. freepik TelegrapNews.com - Hormon dapat memengaruhi energi dan suasana…

7 jam ago
  • Nasional

Menu MGB Tak Standar, BGN Hentikan Sementara Operasional 47 SPPG

Ilustrasi anak sekolah sedang makan MBG. F Istimewa TelegrapNews.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan…

8 jam ago
  • Internasional

Iran Sebut Tewasnya Khamenei Adalah Aksi Terorisme yang Dilakukan oleh AS-Israel

Ali Khamenei. f. istimewa TelegraphNews- Tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei oleh serangan Amerika Serikat…

10 jam ago
  • Ekonomi

Harga Emas Meroket Lagi, Cek Harganya

Ilustrasi Emas Antam. F istimewa TelegrapNews.com - Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam…

2 hari ago
  • Nasional

Pemerintah Buka Pelatihan Vokasi Nasional, Ini Jadwal pendaftaran dan Persyaratannya

Ilustrasi pelatihan vokasi nasional batch 1. f. Istimewa TelegrapNews.com - Pemerintah secara resmi telah membuka…

2 hari ago
  • News Update

Satgas TPPO Provinsi Kepri Kawal Pemulangan 150 PMI Deportasi dari Malaysia

Pihak kepolisian sedang memeriksa kesehatan WNI yang dideportasi dari Malaysia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Satuan…

2 hari ago