More

    BP Batam Minta Suntikan Rp 2,88 Triliun! Amsakar: Kami Jalan Tanpa APBN Dua Tahun Terakhir

    Telegrapnews.com, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mengajukan tambahan anggaran fantastis sebesar Rp2,88 triliun kepada pemerintah pusat! Pengajuan ini disampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/7).

    Jika permintaan ini dikabulkan, total anggaran BP Batam tahun 2026 akan melonjak drastis menjadi Rp5,328 triliun, dari pagu indikatif sebelumnya sebesar Rp2,447 triliun. Angka jumbo ini langsung menyita perhatian para legislator dan publik.

    Yang mengejutkan, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengungkap fakta tak banyak diketahui: selama dua tahun terakhir BP Batam tidak menerima sepeser pun dana dari APBN!

    BACA JUGA:  BBKSDA RIau Imbau Warga Sagulung Beradaptasi dengan Kehadiran Buaya Muara di Habitat Alaminya

    “Selama ini belum ada rupiah murni yang kami terima dari APBN. Semua kegiatan pembangunan kami jalankan hanya dengan mengandalkan PNBP,” ujar Amsakar di hadapan para anggota dewan.

    Permintaan tambahan anggaran ini, menurut Amsakar, bukan tanpa alasan. Presiden Prabowo Subianto telah memberikan mandat kepada BP Batam untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi nasional melalui RPJMN 2025–2029. Targetnya? Pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen—dan Batam ditargetkan tembus minimal 10 persen per tahun!

    “Kami butuh lompatan fiskal agar bisa menciptakan lompatan ekonomi. Ini bagian dari upaya menjadikan Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Amsakar.

    BACA JUGA:  BNNP Kepri Musnahkan 12,3 Kilogram Sabu, Amankan Tiga Pelaku dari Karimun dan Batam

    Tak main-main, BP Batam telah menyusun enam sektor prioritas pembangunan yang akan didanai dari anggaran jumbo itu:

    1. Konektivitas darat: pembangunan jalan arteri dan fly over kawasan industri.
    2. Sumber daya air: distribusi air minum dan normalisasi waduk.
    3. Konektivitas laut: revitalisasi Dermaga Selatan dan Container Yard Batu Ampar.
    4. Konektivitas udara: akses logistik bandara dan jalan perimeter.
    5. Kesehatan: revitalisasi RSBP Batam dan pengadaan alat medis.
    6. Pengembangan kawasan: taman kota, mall pelayanan publik, dan ruang publik lainnya.
    BACA JUGA:  Singapura Cetak Tingkat Pengangguran Terendah, Gaji Rata-rata Capai Rp 62 Juta per Bulan

    Semua usulan ini disampaikan di tengah tren kebangkitan ekonomi Batam yang semakin menggeliat. Tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Batam melonjak hingga 7,04 persen, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara realisasi investasi 2024 mencapai Rp43,26 triliun, dan kunjungan wisatawan mancanegara menembus 1,32 juta orang!

    Dengan sederet capaian itu, Amsakar menilai ini momen emas bagi pusat untuk bertindak. Ia berharap Komisi VI DPR RI bisa mendorong kementerian terkait untuk mewujudkan aspirasi besar ini.

    “Batam siap berlari lebih cepat jika negara hadir dan turut mendorong,” pungkasnya.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini