Headline

Dua Kali Mangkir, Mantan Ketum PWI HCB Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Telegrapnews.com, Jakarta – Mantan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun (HCB), akhirnya memenuhi panggilan Penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Kamneg) Polda Metro Jaya pada Senin (28/10/2024).

Hendry tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.55 WIB, satu jam lebih lambat dari jadwal pemeriksaan yang ditetapkan pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Hendry sempat menunda panggilan polisi sebanyak dua kali. Pada panggilan pertama, Jumat (11/10/2024), ia datang tetapi menolak diperiksa dengan alasan tidak didampingi pengacara.

Baca juga: Diduga Gelapkan Dana Rp1,77 Miliar, Mantan Sekjen PWI Sayid Iskandarsyah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya

Pada panggilan kedua, Jumat (25/10/2024), ia kembali mangkir dengan alasan menjalankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Padahal, diketahui Hendry sedang memimpin rapat di sebuah kantor media di Jakarta, dan Dewan Pers juga telah melarang PWI mengadakan UKW untuk sementara waktu.

Kasus ini bermula dari laporan Helmi Burman (HB), anggota Dewan Kehormatan PWI. HB menuduh Hendry beserta beberapa eks pengurus PWI lainnya menggelapkan dana organisasi sebesar Rp1,77 miliar.

Dana tersebut merupakan bagian dari rekomendasi sebesar Rp6 miliar yang diberikan oleh Kementerian BUMN pada 2023 untuk mendukung pelaksanaan UKW.

Baca juga: PWI Ajak Dewan Pers dan Konstituen Rayakan Hari Pers Nasional 2025 di Riau

Desakan Indonesian Journalist Watch

Jusuf Rizal SH, Ketua Indonesian Journalist Watch (IJW), turut mendesak agar polisi bertindak tegas. “Jika HCB sudah mangkir dua kali, penyidik harus melakukan pemanggilan paksa karena tindakan tersebut selain melecehkan hukum juga mencoreng integritas profesi wartawan,” tegasnya.

Jusuf menyatakan bahwa alasan yang digunakan HCB dianggap dibuat-buat dan menuding adanya upaya perlindungan dari oknum kepolisian. “IJW akan terus mengawasi kasus ini agar tidak ada intervensi hukum,” tambahnya.

Kronologi Kasus

Kasus ini berawal pada November 2023 ketika pengurus PWI Pusat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Pertemuan itu membahas rencana peningkatan uji kompetensi wartawan (UKW) yang diharapkan dapat didukung oleh dana dari Kementerian BUMN.

Sebagai hasil dari audiensi tersebut, PWI Pusat menerima rekomendasi dana sebesar Rp6 miliar dari Kementerian BUMN untuk mendukung pelaksanaan UKW.

Namun, diduga pada Februari 2024, HCB, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Umum PWI, menarik dana sebesar Rp1,77 miliar.

Dana tersebut, menurut HCB, digunakan untuk pembayaran cashback dan sponsorship kepada oknum BUMN.

Tindakan tersebut dilaporkan oleh HB sebagai pelanggaran yang mengakibatkan kerugian organisasi.

Baca juga: Selalu Bohong: Kisah Kebohongan Demi Kebohongan di Tubuh PWI Pusat

Penyelidikan Masih Berlanjut

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa penyelidikan terhadap HCB dan beberapa terlapor lainnya masih dalam tahap awal.

Polisi tengah mendalami keterangan dari sejumlah saksi untuk memverifikasi dugaan penggelapan yang disebutkan dalam laporan.

Potensi Pasal yang Dikenakan

Kasus ini berpotensi melibatkan Pasal 372 dan 374 KUHP mengenai tindak pidana penggelapan dan penggelapan dalam jabatan.

Jika terbukti, para terlapor dapat menghadapi tuntutan hukum yang serius.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Batam

Anggaran BP Batam 2027 sebesar Rp2,44 Triliun, Fokus Pengembangan Investasi Inklusif dan Kawasan

Amsakar Achmad Dan Li Claudia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menyampaikan…

18 jam ago
  • Batam

Terkenal Baik dan Rendah Hati, Warga dan Anggotanya Sedih saat Kombes Pol Eddwi Kurniyanto Dimutasi

Kombes Pol Eddwi Kuniyanto saat berbincang dan membeli dagangan warga. F. Istimewa TelegrapNews.com- Sosok Kombes…

19 jam ago
  • Batam

Amsakar dan Li Claudia Minta Maaf, Pastikan Pemulihan Air Muka Kuning Dikawal hingga Normal

Perbaikan pipa di daerah Mukakuning. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan pekerjaan…

19 jam ago
  • Nasional

Usai Grebek Planet Group Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Dimutasi, Naik Pangkat jadi Perwira Tinggi Bintang Dua

Brigjen Pol Eko Hadi Santoso. F. Istimewa TelegrapNews.com - Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menjadi…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Motif Sakit Hati, ART Aniaya Majikan hingga Meninggal di Rooftop Rumah di Jodoh

Ilustrasi meninggal dunia. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, pelaku…

2 hari ago
  • Nasional

Pengasuh Ponpes Tebuireng, Gus Kikin Terpilih jadi Ketua PBNU Periode 2026-2031

Gus Kikin terpilih menjadi ketua PBNU. F. dok antara TelegrapNews.com - Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng,…

2 hari ago