More

    Dukun di Batam Ditangkap di Medan Usai Terciduk Kasus Pencabulan, Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

    Telegrapnews.com, Batam – Seorang pria berinisial M yang berprofesi sebagai dukun di Kecamatan Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau, ditangkap oleh polisi di Medan, Sumatera Utara, pada Rabu (23/4/2025).

    Pelaku ditangkap setelah melarikan diri ke Medan usai dilaporkan atas dugaan kasus pencabulan yang dilakukannya terhadap seorang perempuan paruh baya berinisial S.

    Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta, menjelaskan bahwa korban datang ke pelaku untuk menjalani pengobatan atas sakit yang dideritanya. Namun, dalam proses pengobatan tersebut, pelaku diduga melakukan tindakan pencabulan dengan menyentuh bagian sensitif tubuh korban.

    BACA JUGA:  Polda NTT Selamatkan Korban TPPO Asal Kupang di Batam, Tiga Tersangka Ditangkap

    Korban yang merasa dirugikan atas perlakuan tersebut langsung melapor ke Polsek Batam Kota. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan berhasil melacak keberadaan pelaku yang melarikan diri ke Medan. Saat ditangkap, pelaku berdalih bahwa ia hanya pulang kampung dan tidak melarikan diri.

    “Pelaku mengaku tidak melarikan diri, tetapi hanya pulang kampung. Namun, kita tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Agung.

    BACA JUGA:  Ikuti Arahan Kasatpol PP, Warga Surati DLH dan Satpol PP Batam Terkait Aktivitas Pengusaha Rongsokan di Ruko City Point Batuaji

    Terancam Hukuman 12 Tahun

    Pihak kepolisian kini masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap kemungkinan adanya korban lain dari aksi pelaku.

    M dijerat dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dan terancam hukuman penjara maksimal 12 tahun jika terbukti bersalah. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Batam Kota.

    BACA JUGA:  Pria di Batam Ditangkap Usai Pasang Kamera Tersembunyi di Kamar Mandi Kos-Kosan, Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

    Editor: jd

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini