Nasional

Hari Ini, Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia

Ilustrasi udara Kota Jakarta. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Kualitas udara di Jakarta pada Minggu pagi masuk kategori tidak sehat dan menduduki peringkat kedua sebagai kota dengan udara terburuk di dunia.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.01 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 167 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 79 mikrogram per meter kubik.

Angka itu memiliki penjelasan tingkat kualitas udaranya tidak sehat bagi kelompok sensitif karena dapat merugikan manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Situs tersebut juga merekomendasikan terkait kondisi udara di Jakarta, yaitu masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di luar ruangan.

Jika berada di luar ruangan gunakanlah masker, kemudian menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor.

Sementara itu, kategori baik yakni tingkat kualitas udara yang tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Kemudian, kategori sedang yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Kota dengan kualitas udara terburuk urutan pertama yaitu Dubai (Uni Emirat Arab) dengan angka 173, ketiga yaitu Manama (Bahrain) dengan angka 159, urutan keempat Doha (Qatar) di angka 155 dan urutan kelima Lahore (Pakistan) dengan angka 146.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan respon cepat untuk menanggulangi pencemaran udara di ibu kota saat musim kemarau, yang diprediksi terjadi pada awal Mei hingga Agustus.

Langkah cepat penanganan pencemaran udara saat kemarau itu meliputi peningkatan kualitas sistem pemantau kualitas udara dan uji emisi kendaraan bermotor.

Selain itu, Pemprov DKI juga memiliki Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang sedang dievaluasi dari berbagai aspek, mulai dari tren PM2.5, beban emisi per sektor hingga dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Menurut Pemprov DKI, pengendalian pencemaran udara tidak dapat dilakukan oleh satu wilayah secara parsial sehingga diperlukan aksi bersama yang terintegrasi antar organisasi perangkat daerah serta kolaborasi lintas wilayah di sekitar Jakarta.(*)

sumber: antara

Share

Recent Posts

  • Batam

Masih Ada 167 Titik Banjir di Batam yang Belum Dituntaskan

Banjir di awasan Marina, BatuAji dan Sagulung beberapa waktu lalu. F. Istimew TelegrapNews.com- Kepala BP…

1 jam ago
  • Batam

PWI Kepri Dukung Tujuh Program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. F. Istimewa TelegrapNews.com- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri mendukung tujuh…

6 jam ago
  • Kepri

Polda Kepri Bongkar Impor Ilegal 3 Mesin Pesawat dari Singapura Bernilai Sekitar Rp30 Miliar

Mesin kapal yang diamankan Polda Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)…

20 jam ago
  • Nasional

Kapolri Listyo Diganti, Diangkat jadi Kepala Staff Kepresidenan

Jenderal Listyo Sigit. F. Istimewa TelegrapNews.com - Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Pol. Listyo Sigit…

20 jam ago
  • Nasional

Nakhoda Ditetapkan jadi Tersangka Tenggelamnya Kapal KM Virgo Transport 8 yang Mengangkut 243 Penumpang

Petugas mengevakuasi korban tenggelam kapal KM Virgo Transport 8. F. Istimewa TelegrapNews.com -Tenggelamnnya kapal motor…

1 hari ago
  • Hukum Kriminal

Narkotika 490 Gram Hendak Diselundupkan ke Jakarta via Bandara Hang Nadim

Tiga tersangka diamankan Bea Cukai saat hendak menyelundupkan narkotika ke Jakarta via Bandara Hang Nadim.…

1 hari ago