Batam

Imbauan Dinas Pariwisata Batam: Waspadai Ancaman Buaya Lepas di Area Wisata Pantai

Telegrapnews.com, Batam – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam mengimbau pelaku usaha pariwisata pantai agar meningkatkan kewaspadaan menyusul insiden lepasnya buaya dari penangkaran PT Perkasa Jagat Karunia (PJK) di Pulau Bulan, Kota Batam, pada Senin, 13 Januari 2025 lalu.

Hingga kini, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) belum memastikan jumlah pasti buaya yang lepas dari penangkaran tersebut.

Surat imbauan yang diterbitkan pada 23 Januari 2025 itu memuat langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi pengunjung wisata pantai.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa meski belum ditemukan buaya di area destinasi wisata, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan.

“Sampai saat ini belum ada laporan kemunculan buaya di destinasi wisata pantai. Namun, kami meminta pelaku usaha pariwisata melalui surat ini untuk tetap waspada demi keselamatan pengunjung,” ujar Ardi.

Dalam imbauan tersebut, pelaku usaha pariwisata diminta untuk:

  1. Memberikan informasi kepada wisatawan mengenai potensi bahaya dan kemungkinan munculnya buaya di sekitar area pantai, terutama bagi yang berencana melakukan aktivitas di air.
  2. Meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung di area pantai yang berdekatan dengan habitat buaya.
  3. Menjaga jarak aman dari lokasi berisiko seperti muara sungai dan rawa.
  4. Menandai area yang dicurigai rawan dengan peringatan atau penghalang.
  5. Melaporkan segera ke pihak berwajib jika ada penampakan buaya di sekitar destinasi wisata.

Kronologi Lepasnya Buaya di Pulau Bulan

Insiden lepasnya buaya dari penangkaran PT PJK terjadi setelah tanggul penangkaran jebol akibat hujan deras selama tiga hari berturut-turut. Sejak kejadian pada 13 Januari 2025, puluhan buaya dilaporkan terlihat di wilayah pesisir, membuat nelayan setempat tidak berani melaut.

Hingga satu minggu pascainsiden, tim gabungan nelayan dan aparat pemerintah telah berhasil menangkap lebih dari 30 ekor buaya. Termasuk seekor buaya dengan berat hampir satu ton.

Namun, jumlah buaya yang lepas masih belum terkonfirmasi. Data sementara menunjukkan bahwa total populasi buaya di penangkaran tersebut mencapai sekitar 500 ekor.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, telah mengerahkan tim terpadu yang terdiri dari TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mempercepat pencarian buaya.

Selain itu, ia meminta pihak perusahaan untuk mengevaluasi sistem keamanan penangkaran guna mencegah insiden serupa.

“Kami sudah menurunkan tim terpadu. Tim diberi waktu satu minggu untuk percepatan penanganan, pencarian, dan penghitungan jumlah buaya yang ada di PT PJK,” kata Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, Jumat, 17 Januari 2025.

Warga pesisir mendesak pemerintah dan PT PJK untuk memberikan data pasti jumlah buaya yang lepas serta meminta kompensasi atas kerugian yang mereka alami.

Sementara itu, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di perairan hingga situasi dinyatakan aman.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

6 Orang Sudah Tersangka, 762 Inex Diamankan Bareskrim Polri dari Penggrebekan HH Club Planet 3.0 Pub & KTV Batam

Petugas melakukan penyelidikan di pintu Tempat Hiburan Malam HH Club Planet 3.0 Pub & KTV…

15 menit ago
  • Kepri

Kabareskrim Tekankan Integritas dan Profesionalisme Personel Reskrim Polda Kepri

Kabareskrim Polri Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si saat memberikan pengarahan di Polda Kepri. F. Istimewa…

36 menit ago
  • Batam

Hotel, Pusat Perbelaanjaan dan Kawasan Komersil Bisa Kerjasama dengan Pihak Swasta yang Berizin dalam Pengangkutan Sampah

Petugas kebersihan dari pihak swasta sedang melakukan pengangkutan sampah komersil. F. Istimewa TelegrapNews.com- Pemko Batam…

16 jam ago
  • Hukum Kriminal

Pelaku Curanmor di Batuaji Ditangkap Saat Menginap di Sebuah Hotel di Lubukbaja

Pelaku Curanmor PRPJ ditangkap polisi di sebuah hotel di Lubukbaja. F. Istimew TelegrapNews.com - Polsek…

21 jam ago
  • Batam

Batam Siaga El Nino, Agustus-September Diprediksi jadi Puncak Musim Kemarau

Ilustrasi musim kemarau. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memaksimalkan pengelolaan air…

24 jam ago
  • Nasional

KPK Sebut Mantan Menag Yaqut Siapkan 1 Juta Dolar AS untuk Pengaruhi Pansus Angket Haji DPR RI

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menjalani persidangan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Jaksa Penuntut Umum…

1 hari ago