More

    Kapolda Kepri Pimpin Rapat Koordinasi Kampung Sehat Madani untuk Perangi Narkoba

    Telegrapnews.com, Batam – Dalam rangka mendukung program “100 Hari Asta Cita” Presiden RI, Polda Kepri melalui Direktorat Reserse Narkoba menggelar Rapat Koordinasi Pencanangan Kampung Sehat Madani di Gedung Lancang Kuning, Senin (4/11/2024).

    Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H. Turut hadir .

    Kegiatan ini menjadi forum sinergi antara berbagai instansi untuk merancang langkah konkret dalam memerangi peredaran narkotika di Kepri.

    Baca juga: Tim Rudi-Rafiq Laporkan Dugaan Pelanggaran Kampanye di Engku Putri ke Bawaslu

    Hadir dalam rapat ini, di antaranya Plt. Gubernur Kepri, Hj. Marlin Agustina, yang diwakili oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan, Sugiarto Doso Saputro, S.Sos.; Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Teguh Subroto, S.H., M.H.; Ketua Pengadilan Tinggi Kepri yang diwakili oleh Panitera Pidana PN Batam, Syufwan DM, S.H., M.H.; Ketua DPRD Provinsi Kepri, H. Iman Sutiawan, S.E.; serta perwakilan TNI-Polri dan BNNP Kepri.

    BACA JUGA:  Jelang Puncak Libur Lebaran, Wakapolda Kepri Tinjau Pos Terpadu dan Lokasi Wisata di Batam

    Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam memerangi narkoba.

    “Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah besar yang mengancam generasi muda, merusak kehidupan keluarga, dan memicu berbagai kejahatan sosial yang sulit diprediksi. Ini adalah ancaman serius yang harus kita lawan bersama,” ujar Kapolda.

    Baca juga: Briptu Josua Pasaribu Dorong Desa Pantai Harapan Menuju Kemandirian Ekonomi dengan Budidaya Ikan Kerapu

    BACA JUGA:  Kejati Kepri dan RSUD Raja Ahmad Tabib Teken Kerja Sama Hukum, Perkuat Layanan Kesehatan Berbasis Kepastian Hukum

    Kapolda juga menyoroti bahwa 90% peredaran narkoba di Indonesia berasal dari luar negeri, khususnya wilayah Asia Selatan yang menjadi pusat aktivitas jaringan mafia narkoba.

    “Indonesia menjadi target karena jumlah penduduk yang besar, membuat negeri ini menjadi sasaran potensial peredaran gelap narkoba,” tambahnya.

    Ia menekankan perlunya kerja sama semua pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, untuk bersama-sama membangun komitmen memberantas narkoba.

    BACA JUGA:  Forum Sosial Peduli Negeri Bantu Warga Sakit di Kampung Sidomulyo Bintan

    Kapolda berharap Kampung Sehat Madani di Kepri dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

    “Semoga apa yang kita lakukan di Kepri ini menjadi tonggak sejarah dan mendukung visi besar Presiden RI Prabowo Subianto dalam menciptakan Indonesia yang maju dan bermartabat,” tutup Kapolda.

    Kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi ide dan strategi terkait pencegahan, penegakan hukum, serta rehabilitasi narkotika, dengan harapan seluruh pihak yang terlibat dapat memberikan kontribusi nyata dalam memerangi peredaran gelap narkoba.

    Editor: denni risman

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini