Hukum Kriminal

KPLP Tangkap Kapal Asing Berbendera Vanuatu di Perairan Berakit, Bintan: Diduga Melanggar Peraturan Laut

Telegrapnews, Batam – Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pangkalan Tanjung Uban, Republik Indonesia, berhasil menangkap sebuah kapal asing berbendera Vanuatu. Kapal ini terdeteksi melintas tanpa tujuan jelas di perairan Berakit, Kabupaten Bintan.

Kapal tersebut kini diamankan di perairan laut markas KPLP di Tanjung Uban untuk penyelidikan lebih lanjut.

Direktur KPLP, Jon Kenedi, mengungkapkan bahwa penangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas terhadap kapal yang berlayar tanpa tujuan yang jelas di perairan Berakit.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Vessel Traffic Service (VTS) Batam, kapal tersebut terdeteksi datang dari India, setelah sebelumnya berlayar dari Korea.

“Kapal ini berlayar tanpa tujuan dan bolak-balik di perairan Berakit,” kata Jon Kenedi di dermaga PLP Tanjunguban pada Sabtu, 4 Januari 2025.

Pengakuan Kru Kapal

Dijelaskan Jon, sebelum penangkapan dilakukan, pihaknya beberapa kali sempat menghubungi pihak kapal, namun tidak ada respon. Karenanya, KPLP mengerahkan kapal patroli menuju lokasi kapal berada di perairan berakit, itu.

“Ketika dihubungi tak ada respon. Kami dekati, dan (petugas) naik ke kapal serta kami interogasi. Mereka terlihat gugup menjawab pertanyaan. Lalu kapal kami tarik ke pangkalan,” ujar Jon, yang saat bersamaan didampingi Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono.

Pengakuan dari kru, kapal tersebut dalam kondisi rusak. Namun, KPLP sebelumnya tidak pernah menerima laporan dari pihak kapal. “Mereka tidak melapor jika kapal rusak kepada petugas. Kami juga menghubungi mereka tidak direspon, ” tuturnya.

Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan lebih detail, kapal asing yang membawa enam (6) orang kru asal negara Rusia itu tidak memiliki izin berlayar.

“Mereka berlayar tanpa Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Kita juga sudah minta dokumen lain terkait pelayaran mereka, tapi tidak bisa menunjukkan,” jelasnya.

Kini KPLP masih terus mendalami mendalami dugaan pelanggaran lain yang dilakukan oleh kapal asing tersebut. Terutama terkait tujuan sebenarnya.

Pada kesempatan terpisah, Telegrapnews mencoba mengkonfirmasi lebih jauh terkait isi atau muatan kapal asing tersebut. Namun Jon Kennedy belum menjawab pesan redaksi untuk memberikan penjelasan lebih jauh.

Penulis : LCM
Editor : MS

Share

Recent Posts

  • Kepri

Sudah Berhubungan sejak 2014, Sekuntum Bunga di Hari Valentine dari Robby Kurniawan untuk Ayu Aulia

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. TelegrapNews.com TelegrapNews.com — “Valentine baru-baru ini…

4 jam ago
  • Kepri

Ayu Aulia Kunjungi Graha PWI Kepri Curhat Hubungannya dengan Bupati Bintan Roby Kurniawan

Ayu Aulia saat berkunjung ke Graha PWI Kepri. F. Dok TelegrapNews.com TelegrapNews.com - Selebgram Ayu…

12 jam ago
  • Kepri

Huzrin Hood Soroti Pembangunan Museum dan Monumen Tugu Bahasa yang akan Telan Anggaran Rp 101 Miliar

Huzrin Hood. f.wikipedia TelegrapNews.com – Tokoh pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Huzrin Hood, angkat suara…

1 hari ago
  • Batam

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Gedung mall pelayanan publik. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat sebanyak 1.182…

1 hari ago
  • Batam

506 Ribu Batang Rokok Ilegal Diamankan, Potensi Kerugian Negara Capai Rp 493,6 Juta

Rokok yang diamankan bea cukai. F. Istimewa TelegrapNews.com - Bea Cukai Batam kembali memperkuat pengawasan…

2 hari ago
  • Kepri

Polda Kepri Hadiri Ziarah dan Tabur Bunga Peringatan Hari Jadi ke 24 Provinsi Kepri

Tabut bunga memperingati HUT Provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau melalui Irwasda…

2 hari ago