More

    Maut Mengintai di Tengah Laut! Kapal Pembawa Tim Sepak Bola Tenggelam di Selat Nenek Batam, 7 Orang Masih Hilang!

    Telegrapnews.com, Batam – Suasana mencekam menyelimuti perairan Selat Nenek, Batam, Kepulauan Riau, usai sebuah long boat yang mengangkut rombongan tim sepak bola dilaporkan tenggelam pada Rabu (25/6) sore. Kapal tersebut membawa 11 orang pemain dan official yang hendak bertanding dari Pulau Nenek menuju Pulau Sekotok. Namun, malang tak dapat ditolak—kapal dihantam gelombang ganas dan terbalik di tengah laut!

    BACA JUGA:  Wali Kota Muhammad Rudi Ajak Warga Batam Hadiri Peresmian Revitalisasi Masjid Agung pada 15 September 2024

    Empat orang berhasil selamat secara dramatis, sementara tujuh orang lainnya masih hilang dan dalam pencarian intensif oleh tim Basarnas Tanjungpinang.

    “Kami masih melakukan pencarian secara visual di permukaan air, di lokasi yang diduga menjadi titik tenggelamnya kapal,” ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazzli, kepada media, Rabu malam.

    Upaya pencarian tak main-main. Pos SAR Batam langsung meluncur ke lokasi menggunakan Rescue Car Type II yang dilengkapi dengan Rubber Boat. Pencarian difokuskan di koordinat 00° 54′ 38″ N 104° 01′ 47″ E, dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri.

    BACA JUGA:  PLN Batam dan Kegentingan Kepemimpinan

    Basarnas juga akan menurunkan tambahan alat rescue boat pada Kamis (26/6) pagi, guna memperluas area pencarian korban yang belum ditemukan.

    “Kami berencana menambah alat laut untuk menyisir area yang lebih luas dan meningkatkan peluang penyelamatan,” tambah Fazzli.

    Peristiwa ini mengejutkan masyarakat Batam, terlebih karena para korban adalah anak-anak muda yang tengah bersemangat untuk bertanding.

    BACA JUGA:  Empat Calon PMI Ilegal Gagal Berangkat ke Kamboja, Dua Tersangka Ditangkap di Bandara Hang Nadim

    Duka dan doa kini mengalir dari berbagai pihak, berharap tujuh orang yang masih hilang bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini