More

    Mungkinkah Harga Tiket Pesawat Turun Sebelum Tahun Baru? Begini Kata Kemenhub

    Telegrapnews.com, Jakarta – Menjelang periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama sejumlah pemangku kepentingan sedang membahas komponen biaya harga tiket pesawat dengan harapan penurunan harga dapat segera direalisasikan.

    Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Suntana menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari kado spesial untuk masyarakat di akhir tahun.

    “Tiket pesawat kemungkinan besar akan turun sebelum Nataru. Ini akan menjadi kado Natal dan Tahun Baru bagi masyarakat,” ujar Suntana seperti dikutip bisnis, Kamis (14/11/2024).

    BACA JUGA:  Cara Perpanjang SIM dari Rumah Lewat Aplikasi Digital Korlantas, Tanpa Antre di SATPAS

    Baca juga: Maksimalkan Lahan Kosong, Polsek Senayang Lingga Tanam Jagung untuk Swasembada Pangan

    Meski demikian, ia tidak memberikan rincian berapa persen penurunan harga tiket yang akan diterapkan.

    Suntana juga menyinggung terkait wacana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%.

    Menurutnya, aturan mengenai PPN bersifat fleksibel, dan beberapa kegiatan masyarakat tidak akan terpengaruh oleh pajak tersebut.

    “Ada beberapa kegiatan masyarakat yang tidak akan dikenakan pajak meski PPN naik menjadi 12%,” jelasnya.

    BACA JUGA:  Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan UMP 2025 Sebesar 6,5 Persen: Berikut Daftar Lengkapnya

    Baca juga: Peringatan Banjir Rob di Kepri: Warga Pesisir Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, dan Nongsa Harap Waspada

    Di sisi lain, Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menegaskan bahwa harga tiket pesawat terpengaruh oleh banyak faktor. Diantaranya tarif batas atas (TBA) yang diatur oleh pemerintah, serta biaya avtur dan pajak yang dikenakan.

    “Kami selalu memperhatikan TBA, namun dengan adanya kenaikan PPN menjadi 12%, kemungkinan harga tiket pesawat bisa naik,” ungkap Irfan.

    Irfan juga menambahkan bahwa sejak 2019 pihaknya tidak pernah menaikkan harga tiket di luar batas yang diatur pemerintah. Namun beberapa komponen seperti PPN dan kontribusi ke Jasa Raharja mempengaruhi harga yang dibayarkan konsumen.

    BACA JUGA:  Berikan Pelatihan Wartawan Papua Barat, Ketum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tiba di Manokwari

    “Kami tetap berpegang pada batas harga yang ditetapkan pemerintah, namun tambahan pajak dan biaya lainnya turut memengaruhi harga tiket,” katanya.

    Pembahasan ini diharapkan akan memberikan solusi bagi masyarakat agar bisa menikmati tarif penerbangan yang lebih terjangkau selama musim liburan akhir tahun.

    Editor: denni risman

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini