Batam

Pakar Teknologi Jerman Tawarkan Teknologi Pirolisis Atasi Sampah Menggunung di TPA Punggur

Telegrapnews.com, Batam – Batam tengah diperhadapkan dengan permasalahan pengelolaan sampah yang berlarut-larut. Tidak hanya di hulu terkait pengangkutan sampah dari permukiman penduduk, tetapi juga persoalan yang cukup serius yaitu sampah yang menggunung dan sudah melampaui kapasitas di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Telaga Punggur.

Bahri Yavuzey, seorang konsultan teknis asing untuk mesin pengelolahan sampah merespon kondisi tersebut dengan menawarkan teknologi hijau pembakaran sampah. Itu, setelah pakar teknologi asal Jerman itu bersama rekan bisnisnya menyaksikan langsung tumpukan sampah di TPA yang sangat mengkhawatirkan itu.

“Saya baca berita (di media massa), pemerintah di Batam sedang mengadakan rapat tentang pentingnya pengolahan sampah yang ekonomis. Saya menawarkan cara ini (teknologi pyrolisis dari kami untuk menindaklanjuti persoalan ini),” kata Bahri Yavuzey, kepada telegrapnews.com, belum lama ini.

Bahri menjelaskan, mesin pengolahan sampah yang ditawarkannya adalah mesin ramah lingkungan. Sampah yang diolah menghasilkan sumber energi baru bernilai jual tinggi, yaitu berupa minyak diesel dan karbon.

“Mesin yang kami tawarkan mesin teknologi Jerman dengan paten Swiss,” jelas pria Jerman berdarah Turki, ini dalam bahasa Inggris.

Tanggapan DPRD dan Wali Kota Terpilih

Pada kesempatan terpisah, Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Walfentus Tindaon mengatakan, Batam sudah harus merealisasikan langkah nyata dan tepat dalam menyelesaikan persoalan sampah Batam. Termasuk sampah yang sudah menggunung dan over kapasitas di tempat pembuangan akhir, Telaga Punggur.

“Tidak perlu lagi menunda-nunda. Tumpukan sampah di TPA sudah mengkhawatirkan. Itu sudah akan menjadi bom waktu bagi Batam,” kata Walfentus, pada suatu kesempatan ketika mengajak Telegrapnews.com untuk ikut melihat kondisi tumpukan sampah di TPA Punggur.

Walikota Batam terpilih, Amsakar Ahmad, belum lama ini juga mengunjungi TPA Punggur. Itu merespon keluhan para pekerja supir truk sampah yang mengaku sudah sangat kesulitan menempatkan sampah di TPA karena tempat pembuangan sudah sangat terbatas.

“Sampah itu sudah harus dimanfaatkan sebagai energi, atau didaur ulang,” kata Amsakar kepada sejumlah wartawan pasca melihat kondisi tumpukan sampah di TPA yang usiannya sudah puluhan tahun itu..

Seperti diketahui, hingga saat ini para pekerja atau supir truk sampah yang bertugas mengangkut sampah dari seluruh penjuru Kota Batam ini, harus antri dan menunggu cukup lama ketika menurunkan muatannya di TPA itu.

Itu karena lokasi untuk menurunkan sampah disana sudah sangat terbatas. Kurang lebih 800 ton sampah setiap harinya diantar ke sana.

Sementara itu, pemerhati pelayanan publik, Tri Depae mengharapkan agar pihak eksekutif dan legislatif Batam dapat benar-benar serius dalam penanganan sampah di Batam. Kondisi sampah yang tidak terangkut dengan baik dari permukiman penduduk sudah sangat meresahkan warga masyarakat.

Demikian juga sampah yang bertebaran dan menumpuk di badan jalan yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara tidak menggambarkan Batam sebagai kota tujuan industri multinasional dan kota wisata mancanegara.
“Pemerintah, baik Walikota Batam dan DPRD Kota Batam, sudah harus benar-benar serius menyikapinya. Jangan biarkan wajah Batam seperti ini,” pungkasnya.

Penulis : LCM
Editor. : MS

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

11 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

17 jam ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago