More

    Partisipasi Pilkada Kepri 2024 Rendah, Hanya 54 Persen, Ombudsman RI Soroti Kinerja Penyelenggara

    Telegrapnews.com, Batam – Tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kepri 2024 hanya mencapai 54 persen, jauh di bawah target Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar 83 persen. Angka ini juga lebih rendah dibanding Pilkada 2019 yang mencatatkan partisipasi sebesar 77 persen.

    Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Siadari, menyebut rendahnya partisipasi Pilkada Kepri 2024 ini menjadi perhatian serius.

    Ia menyoroti kurang maksimalnya sosialisasi oleh penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta minimnya dukungan dari pemerintah daerah.

    BACA JUGA:  Batam Krisis Armada Sampah, Pjs Andi Agung Tekankan Urgensi Pengadaan Truk Baru

    “Di Kota Batam, partisipasi bahkan di bawah 50 persen, hanya sekitar 46 persen. Banyak warga mengeluhkan tidak menerima formulir C6 atau undangan memilih, dan peran RT/RW dalam menggerakkan warga juga minim,” ujar Lagat, seperti dikutip gokepri, Kamis (12/12/2024).

    Baca juga: UMP Kepri 2025 Naik 6,5 Persen, Kini Jadi Rp 3,6 Juta

    Hujan Bukan Alasan Utama

    Lagat membantah hujan sebagai penyebab utama rendahnya partisipasi.

    BACA JUGA:  10 Polisi Penjual Barang Bukti Narkotika Terancam Hukuman Mati

    “TPS sudah sepi sejak pagi, bahkan ada yang hanya dihadiri 30-40 persen pemilih,” katanya. Ia menilai besarnya anggaran Pilkada tidak sebanding dengan hasil partisipasi yang rendah.

    Ia juga menyoroti dampak rendahnya partisipasi terhadap legitimasi pemimpin terpilih.

    “Partisipasi yang rendah dapat menciptakan persepsi bahwa pemimpin tidak mendapat dukungan mayoritas. Ini berpotensi melemahkan legitimasi mereka dalam menjalankan kebijakan,” tambahnya.

    Baca juga: BNNP Kepri Musnahkan 12,3 Kilogram Sabu, Amankan Tiga Pelaku dari Karimun dan Batam

    BACA JUGA:  Rudi-Rafiq Mulai Kampanye Perdana di Sei Panas Batam, Targetkan Ribuan Massa

    KPU Akan Evaluasi

    Ketua KPU Kepri, Indrawan Susilo Prabowoadi, berjanji akan mengevaluasi penyebab penurunan partisipasi. Menurutnya, berbagai aspek akan diperbaiki untuk meningkatkan partisipasi pada pemilu berikutnya.

    “Partisipasi tertinggi tercatat di Kabupaten Natuna sebesar 83,9 persen, sedangkan terendah di Kota Batam, yaitu 46 persen,” ungkap Indrawan.

    Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilgub Kepri sebanyak 1.559.727 orang, sekitar 717.000 orang memilih untuk golput.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini