Internasional

Pasukan Israel Langgar Gencatan Senjata di Gaza, Serangan Berlanjut di Tengah Upaya Bantuan

Telegrapnews.com, Gaza – Gencatan senjata yang baru berlangsung empat hari di Gaza kembali diwarnai pelanggaran oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Pada Rabu (22/1/2025), kapal perang IDF dilaporkan menembakkan peluru ke Pantai Kota Gaza saat truk bantuan kemanusiaan terus memasuki wilayah tersebut.

Menurut laporan dari Khaberni, lebih dari 2.400 truk bantuan telah memasuki Jalur Gaza sejak perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada Minggu (19/1/2025). Namun, serangan ini mengancam upaya bantuan kemanusiaan di tengah kehancuran Gaza.

“Pasukan pendudukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza dengan menargetkan warga sipil Palestina secara langsung,” tulis laporan Kantor Berita Palestina, Wafa.

Di kawasan Salah al-Din, dekat Rafah, kendaraan militer Israel juga dilaporkan melepaskan tembakan ke daerah sekitar Al-Firdous.

Di Tepi Barat, bentrokan antara pasukan Israel dan Brigade Jenin, sayap militer gerakan Palestine Islamic Jihad (PIJ), terus berlangsung. Israel mengklaim operasi bertajuk ‘Operasi Tembok Besi’ dilakukan untuk memperkuat keamanan di Tepi Barat.

Peringatan Militer Israel

Sementara itu, Juru Bicara IDF, Avichay Adraee, mengumumkan larangan bagi penduduk Palestina untuk mendekati zona-zona tertentu di Jalur Gaza, termasuk area perbatasan dan poros Netzarim.

Ia juga memperingatkan bahaya memancing atau berenang di laut Gaza selama beberapa hari ke depan.

Pertukaran Tahanan dan Perjanjian Gencatan Senjata

Perjanjian gencatan senjata yang dimediasi PBB mencakup pertukaran tahanan dan penarikan bertahap pasukan Israel dari Jalur Gaza.

Pada Minggu (19/1/2025), sebanyak 3 tahanan wanita Israel ditukar dengan 90 tahanan Palestina. Pertukaran berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2025.

Namun, sejak awal perjanjian, laporan pelanggaran oleh Israel terus bermunculan. Serangan pada Senin (20/1/2025) menewaskan tiga warga Palestina di Rafah dan melukai 10 lainnya.

Korban Jiwa yang Terus Bertambah

Sejak konflik terbaru dimulai pada Oktober 2023, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 46.916 warga Palestina tewas, sementara 110.760 lainnya terluka. Di sisi lain, korban tewas di Israel dilaporkan mencapai 1.147 jiwa.

Hamas menyatakan akan tetap mematuhi gencatan senjata jika Israel menunjukkan komitmen serupa. Namun, pelanggaran berulang oleh pasukan Israel menunjukkan ketegangan yang belum mereda di kawasan konflik.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

34 Orang Diamankan Dalam Operasi Sarang Narkoba

Polisi mengamankan sejumlah orang dalam operasi yang digelar Polda Kepri..f. istimewa TelegrapNews.com– Ditresnarkoba Polda Kepri…

11 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polisi Ungkap Gudang Miras Ilegal, 8.644 Botol Disita dan SS Ditetapkan Tersangka dan Lai Cung Diburu Polisi

Konfrensi Pers pengungkapan gudang miras ilegal di Batam, dimana 8.644 botol disita. F. Humas Polresta…

1 hari ago
  • Kepri

Perkuat Sinergi dengan BP3MI untuk Cegah PMI Non Prosedural dan TPPO

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri saat berkoordinasi dengan BP3MI. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolda Kepulauan…

1 hari ago
  • Batam
  • News Update

Baru Diperbaiki Sudah Langsung Rusak, BP Batam akan Kembali Perbaiki “Jalan Bunting” di Sekitar Hotel Vista

F. Istimewa TelegrapNews.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan pekerjaan peningkatan Jalan Gajah Mada di…

1 hari ago
  • News Update

Siapkan Ketahanan Air, BP Batam Buka Peluang Kerja Sama Kemitraan dan Pastikan Air untuk Data Center dari SWRO

F.Istimewa TelegrapNews.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai penanganan taktis dan terukur untuk memastikan…

2 hari ago
  • Bintan

Pengurus PWI Bintan 2026–2029 Dilantik, Harjo Waluyo Serukan Kerjasama

Para pengurus PWI Binta foto bersama dengan pengurus PWI provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com –…

2 hari ago