More

    Penggusuran Tuntas, Ratusan Warga Tembesi Tower Datangi Kantor PT TPM Ajukan Ganti Rugi

    Telegrapnews.com, Batam – Penggusuran rumah warga di RW 16 Tembesi Tower oleh Tim Terpadu Batam, tuntas, Jumat (10/1/2024). Pasca digusur, sebanyak 207 warga Tembesi Tower, Batam, mendatangi Kantor PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) untuk mengajukan ganti rugi.

    Ketua Tim Pembebasan Lahan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menyatakan bahwa hampir seluruh warga yang sebelumnya bertahan kini telah mendaftar untuk mendapatkan kompensasi dari perusahaan.

    BACA JUGA:  Jaga Warisan Budaya, HMR Ziarah ke Makam Sultan Mahmud Riayat Syah di Daik Lingga

    “Hingga hari ketiga setelah penertiban, kami telah menerima pendaftaran dari 207 warga yang sebelumnya enggan pindah,” kata Eka, Jumat (10/1/2025).

    Warga RW 16 Tembesi Tower dengan pasrah harus terusir dari kampung yang ditempatinya (foto dr)

    Eka menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen memenuhi semua hak warga sesuai peraturan yang berlaku.

    “Sejak awal kami sudah menjamin bahwa hak-hak warga akan kami berikan, dan kami tetap memegang komitmen tersebut,” tambahnya.

    Bagi warga yang memilih subsidi kontrakan dibandingkan kavling, bantuan langsung diberikan tanpa perlu menunggu proses pencairan.

    BACA JUGA:  Nama-nama Besar Terlibat dalam Izin Ekspor Pasir Laut Indonesia

    “Setiap warga yang mendaftar langsung menerima pilihan mereka saat itu juga,” jelas Eka.

    Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin ada warga yang terlantar setelah rumah mereka dibongkar.

    “Untuk yang memilih kavling, kami memberikan subsidi kontrakan selama tiga bulan hingga rumah mereka selesai dibangun,” ujar Eka, seraya berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

    Sementara itu, Berton Siregar, perwakilan TPM, mengungkapkan bahwa setelah proses penggusuran selesai, kawasan bekas Tembesi Tower akan diratakan dan dibersihkan untuk pembangunan pabrik baru.

    BACA JUGA:  Pasca Penertiban, PT TPM Terus Salurkan Saguhati bagi Warga Tembesi Tower

    “Proses perataan lahan akan segera kami lakukan agar gedung pabrik dapat dibangun dan investor bisa memulai produksi,” kata Berton.

    Saat ini, beberapa gedung pabrik sudah berdiri di area tersebut, dan pengerjaan lanjutan akan dipercepat sesuai dengan jadwal proyek yang telah direncanakan.

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini