More

    Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

    Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira Suryani (kanan). f. Istimewa

    TelegrapNews.com – Polda Metro Jaya ungkap dua inisial terduga pelaku kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

    “Saat dapat kami informasikan bahwa dua orang yang tadi kami tunjukkan tersebut dari satu data Polri ini satu inisial BHC, dan satu inisial MAK,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin saat konferensi pers di Jakarta, Rabu.

    Namun demikian Iman menjelaskan dari hasil penyelidikan tidak menutup kemungkinan juga ini pelaku dapat diduga lebih dari empat sebagaimana informasi awal yang disampaikan.

    Iman menambahkan berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan yaitu 15 orang saksi.

    “Dari keterangan tersebut dan keterhubungan dengan barang bukti dengan petunjuk yang kami peroleh baik itu di tempat kejadian perkara langsung maupun di sepanjang jalur yang diduga pelintasan

    Iman juga menyampaikan pihaknya sudah membuka layanan pengaduan hotline 110 dan nomor 081285599191 terkait kasus tersebut.

    “Kami buka layanan kepada masyarakat untuk memberikan atau menyampaikan informasi yang mengetahui atau mengenal dari gambar pelaku yang tadi kami sampaikan dapat menjadi penguatan keterangan bagi kami,” katanya

    BACA JUGA:  Gunung Marapi Erupsi Lagi, Lontarkan Abu Vulkanik Setinggi 1.600 Meter – Warga Diminta Waspada

    Iman juga menyebutkan pihaknya sedang menganalisis terhadap bukti-bukti scientific yang lain dalam rangka mendukung proses pengungkapan perkara dimaksud ini.

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kepolisian terus bekerja untuk menangani kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.

    “Kemarin, Bapak Presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas. Tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” kata Kapolri di Lapangan Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu.

    Ia mengatakan Polri melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sedang mendalam 86 kamera pengawas (CCTV) di tempat kejadian perkara (TKP).

    Kendati demikian, Kapolri menegaskan bahwa Polri tidak akan berhenti pada rekaman CCTV dan akan mencari sumber-sumber informasi serta alat bukti lainnya.

    “Yang kemudian semua kita satukan untuk betul-betul bisa membuat kasus ini menjadi terungkap ataupun paling tidak menjadi terang benderang,” ucapnya.sebagai upaya memperkuat peran komunitas perempuan dalam membangun budaya berkendara yang aman sekaligus mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan.

    Kegiatan ini melibatkan para Ladies Bikers yang tergabung dalam One Heart Community Kepri, dengan mengusung konsep perpaduan antara city rolling, edukasi keselamatan berkendara, serta aktivitas spiritual yang relevan dengan momentum Ramadan.

    BACA JUGA:  Polda Metro Jaya Tangkap 11 Orang Terkait Judi Online, 10 di Antaranya Pegawai Kementrian Komdigi

    Rangkaian kegiatan diawali dari Main Dealer PT Capella Dinamik Nusantara dengan briefing keselamatan berkendara yang dipimpin oleh PIC Community, Pulihanafiah Harahap. Peserta dibekali pemahaman terkait rute perjalanan, etika berkendara, serta pentingnya menjaga keselamatan selama berkendara di jalan raya.

    City Rolling kemudian dilaksanakan dengan melintasi sejumlah titik di Kota Batam, mulai dari kawasan Kaliban, KBC, Kepri Mall, Simpang Kara, Frengky, Alun-Alun Kota Batam hingga Bundaran Ocarina, sebelum menuju lokasi kegiatan di kawasan Bengkong.

    Menurut Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Honda dalam mendukung komunitas, khususnya komunitas perempuan, agar semakin aktif dan memberikan dampak positif.

    “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong peran aktif komunitas perempuan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib. Honda tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga berkomitmen membangun ekosistem komunitas yang positif dan saling mendukung,” ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan dan kedekatan dengan konsumen.
    “Ramadan menghadirkan nilai kebersamaan yang kuat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin semakin dekat dengan komunitas sekaligus menghadirkan pengalaman yang bermakna, tidak hanya dari sisi berkendara tetapi juga dari sisi kebersamaan dan nilai sosial,” tambahnya.

    BACA JUGA:  Nusa Tenggara Barat Raih Peringkat Teratas Badan Publik Informatif di Anugerah KIP 2024

    Setibanya di lokasi, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai aktivitas seperti tausiyah, sesi Hijab Stylish, serta sharing and discussion yang membahas pengembangan komunitas, termasuk rencana aktivitas dan pemanfaatan media sosial secara positif.

    Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan, yang kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

    Salah satu peserta, Lara, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda bagi para Ladies Bikers.
    “Kegiatan ini bukan hanya sekadar riding bersama, tetapi juga memberikan nilai positif bagi kami. Selain mempererat kebersamaan, kami juga mendapatkan banyak insight baru. Suasana Ramadan membuat kegiatan ini terasa lebih bermakna,” ungkapnya.

    Melalui kegiatan ini, Honda terus mendorong terbentuknya komunitas yang aktif, positif, dan memiliki kontribusi nyata di masyarakat, sejalan dengan semangat Sinergi Bagi Negeri.(*)

    sumber: antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini