Headline

RDP Komisi VI DPR Soroti Isu Moratorium Lahan dan Pengelolaan BP Batam

Telegrapnews.com, Jakarta – Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade.

Dalam kesempatan tersebut, Andre menyoroti sejumlah isu terkait pengelolaan dan kebijakan BP Batam. Termasuk soal moratorium lahan, pengelolaan rumah sakit BP Batam, pasokan air bersih. Serta pengelolaan Pelabuhan Internasional Batam Center.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi VI DPR Ancam Panggil Paksa Ketua Dewan Pengawas BP Batam Terkait Moratorium Lahan

Moratorium Lahan Jadi Sorotan

Salah satu isu utama yang dibahas adalah moratorium lahan di Batam. Andre mengingatkan BP Batam untuk tidak bermain-main dengan kebijakan tersebut.

Moratorium lahan yang ditetapkan pada 25 September 2024 sempat dibuka kembali pada 4 Oktober 2024, yang diduga terkait dengan kepentingan Pilkada.

Menanggapi hal tersebut, Andre mengusulkan agar moratorium lahan dilanjutkan untuk menghindari potensi penyalahgunaan kekuasaan dalam pembagian lahan.

“Jadi saya minta supaya tidak muncul terus dugaan dan permasalahan. Nanti dalam kesimpulan kita akan buktikan bahwa sambil akhir jabatan Pak Menteri, bahwa Komisi VI memerintahkan adanya moratorium,” tegas Andre, wakil Ketua Komisi VI DPR RI.

Baca juga: Pengusaha Batam Minta DPR RI Libatkan Mereka dalam Rapat Soal Alokasi Lahan BP Batam

Keberadaan Rumah Sakit BP Batam

Andre juga menanyakan keberadaan rumah sakit BP Batam, yang sempat beredar isu bahwa rumah sakit tersebut telah dijual. Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menegaskan bahwa rumah sakit tersebut masih dimiliki oleh BP Batam dan tidak dijual, sehingga mengklarifikasi kekhawatiran masyarakat.

Masalah Air Bersih dan Pengelolaan Pelabuhan

Selain itu, isu terkait pengelolaan air bersih di Batam juga menjadi perhatian. Andre berharap pengelolaan air bersih di Batam dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Ia juga mengungkapkan adanya keluhan masyarakat mengenai pengelolaan Pelabuhan Internasional Batam Center. Terutama terkait tender yang tidak transparan serta rencana investasi Rp3,5 triliun yang belum jelas.

Komisi VI DPR Harapkan Penjelasan BP Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre berharap BP Batam dapat memberikan penjelasan lebih lanjut terkait berbagai permasalahan yang dibahas, agar tidak ada lagi isu liar yang beredar di masyarakat Batam.

“Rapat ini direkam dan didengar secara terbuka oleh publik. Masyarakat Batam juga bisa melihatnya langsung,” ujarnya, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Batam.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Kepri

Wakapolda Kepri Tekankan Integritas dan Profesionalisme Personel

Wakapolda Kepri saat memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau…

8 jam ago
  • Batam

Tim Terpadu Kota Batam Tertibkan Bangunan Ilegal di Kurahan Sei Binti

Tik terpadu tertibkan bangunan ilegal di sei binti. F istimewa TelegrapNews.com - Dalam rangka mendorong…

12 jam ago
  • Batam

ISAK HARU IRINGI PELEPASAN KABAG BINKAR RO SDM POLDA KEPRI AKBP M. KHALID ZULKARNAEN, KENANG SOSOK BHAYANGKARA BERDEDIKASI TINGGI

pelepasn jenazah Kabag Binkar Ro SDM Polda Kepri. F istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau…

13 jam ago
  • Nasional

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Ditangkap Kejagung

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto digiring ke rumah tahanan, usai diamankan tim penyidika JAMPidsus Kejagung,…

1 hari ago
  • Batam

Kapolda Kepri Terima Audiensi Uniba, Bahas Penguatan SDM dan Program Studi Kepolisian

Kapolda Kepri bersama rombongan dari Uniba. F. Istimewa TelegrapNews.com– Polda Kepulauan Riau menerima audiensi dari…

2 hari ago
  • Nasional

Putin Kembali Undang Prabowo ke Rusia Mei dan Juli 2026

Presiden Prabowo saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. F . Istimewa Telegrapnews.com - Presiden…

3 hari ago