Ekonomi

Rupiah Melemah karena Masih Dibayangi Perang AS- Iran

Ilustrasi mata uang rupiah dan dollar AS. F istimewa

TelegrapNews.com – Nilai tukar rupiah melemah 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp17.064 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.035 per dolar AS pada Selasa (7/4/2026).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah masih dibayangi eskalasi perang AS dengan Iran.

“Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS oleh kekhawatiran eskalasi perang Timteng (Timur tengah) setelah Trump (Presiden AS Donald Trump) kembali mengulangi bahwa AS akan mengebom pembangkit listrik dan jembatan Iran pada hari Selasa (7/4),” ucapnya.

Mengutip Sputnik, Trump memperingatkan Tehran bahwa militer AS dapat menghancurkan Iran sepenuhnya dalam “satu malam”, dan itu mungkin terjadi paling cepat pada 7 April.

Pada 30 Maret, Trump mengatakan Washington akan “meledakkan dan melenyapkan sepenuhnya” semua pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan pabrik desalinasi Iran jika kesepakatan damai tidak tercapai dan Selat Hormuz tidak dibuka kembali.

Selanjutnya pada Minggu (5/4), Trump mengancam akan menjalankan operasi tersebut pada 7 April, kecuali Iran membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Presiden AS itu menambahkan bahwa saat ini adalah periode kritis dan tindakan AS di masa depan akan bergantung pada respons Iran.

Adapun Iran, sebagaimana dilaporkan Anadolu, menolak gagasan gencatan senjata dengan Amerika Serikat karena khawatir jeda pertempuran dapat memungkinkan musuh-musuhnya untuk kembali berkumpul dan melanjutkan serangan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan bahwa Tehran hanya akan mempertimbangkan gencatan senjata jika ada jaminan untuk mencegah perang kembali terjadi. Selain jaminan untuk mencegah siklus gencatan senjata dan konflik baru, Iran juga menuntut keputusan yang berkaitan dengan keamanan nasional “harus memastikan tidak ada tindakan agresi lebih lanjut.”

“Dengan situasi dan perkembangan saat ini, saya melihat Rp17 ribu masih cukup ideal dan tidak akan berdampak besar pada pasar finansial. Namun, BI (Bank Indonesia) perlu terus menjaga volatilitas dan tidak membiarkan rupiah melemah terlalu jauh,” ungkap Lukman.

Berdasarkan faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17 Ribu-Rp17.100 per dolar AS.(*)

sumber: antara

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

34 Orang Diamankan Dalam Operasi Sarang Narkoba

Polisi mengamankan sejumlah orang dalam operasi yang digelar Polda Kepri..f. istimewa TelegrapNews.com– Ditresnarkoba Polda Kepri…

5 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polisi Ungkap Gudang Miras Ilegal, 8.644 Botol Disita dan SS Ditetapkan Tersangka dan Lai Cung Diburu Polisi

Konfrensi Pers pengungkapan gudang miras ilegal di Batam, dimana 8.644 botol disita. F. Humas Polresta…

22 jam ago
  • Kepri

Perkuat Sinergi dengan BP3MI untuk Cegah PMI Non Prosedural dan TPPO

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri saat berkoordinasi dengan BP3MI. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolda Kepulauan…

23 jam ago
  • Batam
  • News Update

Baru Diperbaiki Sudah Langsung Rusak, BP Batam akan Kembali Perbaiki “Jalan Bunting” di Sekitar Hotel Vista

F. Istimewa TelegrapNews.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan pekerjaan peningkatan Jalan Gajah Mada di…

1 hari ago
  • News Update

Siapkan Ketahanan Air, BP Batam Buka Peluang Kerja Sama Kemitraan dan Pastikan Air untuk Data Center dari SWRO

F.Istimewa TelegrapNews.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai penanganan taktis dan terukur untuk memastikan…

1 hari ago
  • Bintan

Pengurus PWI Bintan 2026–2029 Dilantik, Harjo Waluyo Serukan Kerjasama

Para pengurus PWI Binta foto bersama dengan pengurus PWI provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com –…

1 hari ago