More

    Suami Murka Usai Istri Digoda Tetangga Kos, Korban Babak Belur Dihajar Pakai Helm dan Sepatu Safety!

    Telegrapnews.com, Batam – Suasana mencekam pecah di sebuah rumah kos kawasan Sagulung, Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial MF (23) nekat mengamuk dan mengeroyok tetangganya sendiri, HT, setelah menerima laporan dari sang istri bahwa dirinya telah digoda oleh korban. Tak tanggung-tanggung, MF menyeret tiga rekannya untuk ikut melakukan aksi brutal tersebut.

    Aksi pengeroyokan terjadi pada Selasa (17/6/2025) dan baru diungkap pihak kepolisian dua hari kemudian. Empat pelaku yakni MF, KBP (21), EFL (25), dan P (36) kini telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sagulung.

    BACA JUGA:  Lapas Batam Bantah Keterlibatan Napi dalam Peredaran 11 Ribu Ekstasi, Ini Kata Kalapas Batam

    “Motifnya karena pelaku tak terima istrinya diganggu oleh korban. Dia lalu mengajak tiga rekannya dan langsung mendobrak kamar kos korban yang sedang tertidur,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, Kamis (19/6/2025).

    HT, yang tak siap dengan serangan mendadak itu, langsung ditendang dengan sepatu safety, dibanting ke lantai, bahkan dipukul menggunakan helm kerja berwarna kuning. Serangan brutal itu hanya berhenti setelah warga sekitar datang melerai.

    BACA JUGA:  Kajati Kepri Gelar Konferensi Pers Hari Anti Korupsi Sedunia 2024, Ungkap Dugaan Tipikor di Kepri

    “Korban mengalami luka serius dan langsung melapor ke Polsek Sagulung,” ujar Anwar.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera turun tangan dan mengamankan para pelaku bersama sejumlah barang bukti, seperti dua helai baju kerja, satu pasang sepatu safety merk Geret, dan helm kuning yang digunakan memukul korban.

    Kini keempat pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal pengeroyokan dan terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun 6 bulan.

    BACA JUGA:  Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan 2.020 Telur Penyu ke Singapura, Nilainya Tembus Rp60 Juta!

    “Para tersangka telah ditahan dan proses hukum terus berjalan,” tegas Anwar.

    Peristiwa ini jadi peringatan keras bagi siapa pun yang main hakim sendiri, meski motifnya soal harga diri dan rumah tangga. Kekerasan bukan jalan keluar – kini MF dan kawan-kawan harus menghadapi dinginnya jeruji besi.

    Editor: jd

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini