Hukum Kriminal

TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Pasir Timah yang Diduga Hendak Dijual ke Malaysia Senilai Rp1,5 Miliar

Angkatan Laut mengamankan pasir timah yang hendak diselundupkan ke Malaysia. F. Istimewa

TelegrapNews.com -TNI Angkatan Laut melalui Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV bergerak cepat begitu mendengar informasi dari masyarakat mengenai adanya kegiatan mencurigakan yang mengarah kepada penyelundupan.

Tim Quick Response Region Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Operasi Cakra-26.K Sat Intelmar Pusintelal melakukan penyekatan dan pengintaian di wilayah Perairan Pelambung, Karimun. Petugas pun mengamankan satu unit speedboat.

“Kami berhasil mengamankan satu unit speedboat fiber bermesin ganda 200 PK, 50 karung pasir timah, serta seorang pelaku di lokasi,” ujar Dankodaeral IV, Laksda TNI Berkat Widjanarko.

Berkat mengatakan, dari kapal tersebut diamankan sekitar 50 karung timah yang beratnya mencapai 1,9 ton. Diduga timah tersebut akan dikirim ke Malaysia.

“Kami berhasil mengamankan satu unit speedboat fiber bermesin ganda 200 PK, 50 karung pasir timah, serta seorang pelaku di lokasi,” ujar Berkat.

Setelah itu petugas terus melakukan pengembangan dan mengidentifikasi lima orang yang diduga terliba yakni DS, W, A, OA, dan I. Mereka diduga memiliki peran sebagai pemilik muatan, nahkoda, dan anak buah kapal.

Berkat mengatakan, selain pasir timah dan satu unit speed boat, petugas juga menyita barang bukti lainnya yakni tiga unit telepon genggam, dan dua tas selempang.

“Kalau dihitung berdasarkan estimasi nilai jual timah di Malaysia, upaya penggagalan penyelundupan ini menyelamatkan potensi kerugian negara mencapai mencapai sekitar Rp1,52 miliar,” katanya.

Keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan ini adalah implementasi nyata perintah pimpinan TNI Angkatan Laut dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memberantas penyelundupan sumber daya alam, mengawal program hilirisasi, serta menjaga kekayaan mineral Indonesia agar dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Berkat menambahkan, TNI Angkatan Laut akan terus meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia, khususnya terhadap penyelundupan mineral dan batu bara (minerba), narkotika, maupun tindak pidana lainnya yang dapat merugikan negara.

Ia mengimbau kepada semua masyarakat untuk memberikan informasi sekecil apapun terkait adanya upaya kejahatan di perairan di Kepri dan di Indonesia pada umumnya. (*)

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

Sengketa Mobil Mewah di Batam: Korban Mengaku Alami Kerugian Rp2,6 Miliar dan Sebut Mobil Langsung Rusak Parah padahal Baru 11 Bulan

F.Isitimewa TelegrapNews.com- Seorang konsumen bernama Ade Maxkistia Indriawan mengaku menjadi korban Pembelian dua unit mobil…

4 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polisi Amankan 114 Orang dari Kampung Madani, Muka Kuning

Polisi amankan ratusan orang dari Kampung Madani. F istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau mengamankan…

6 jam ago
  • News Update

Ada Mobil Tahun 2022 Tapi Dijual di 2024, Kuasa Hukum Pelapor Pertanyakan Kasus Mobil Mewah yang Tak Kunjung Naik ke Penyidikan

Ilustrasi mobil mewah. F. Chat Gpt TelegrapNews.com - PT Emka Persada Indonesia akhirnya mempertanyakan perkembangan…

2 hari ago
  • News Update

Polda Kepri Berikan Bantuan Beras ke Panti Asuhan

TelegrapNews.com - Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan…

2 hari ago
  • Batam

Perkuat Hubungan Kerjasama Kepri-Singapura, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Dalam Negeri Singapura Kunjungi Batam

Kunjungan Kemenlu Singapura ke Batam disambut oleh Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Kepala BP…

2 hari ago
  • Bintan

Konsisten Aksi Kemanusiaan, PWI Bintan Bedah Rumah Seorang Lansia Sebatang Kara

Pengurus PWI di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau saat menyerahkan kunci Rumah yang telah mereka bangun…

2 hari ago