More

    Tujuh Daerah di Maluku Utara dan Sulawesi Utara Siaga Tsunami pasca Gempa Magnitudo 7,6

    Lokasi gempa di Maluku Utara. f dok BMKG

    TelegrapNews.com – Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Muhammad Zulkifli mengatakan tujuh daerah di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara berpotensi siaga tsunami.

    “Daerah-daerah di Provinsi Maluku Utara berpotensi siaga tsunami, yaitu Ternate, Halmahera, dan Tidore,” kata dia di Manado, Kamis.

    Terkait dengan kesiagaan itu, untuk Provinsi Sulawesi Utara mencakup Kota Bitung, Kabupaten Minahasa bagian selatan, Kabupaten Minahasa Selatan bagian selatan, dan Kabupaten Minahasa Utara bagian selatan.

    BACA JUGA:  Wawan Suwandi Ditunjuk PLT Ketua PWI Kalbar, Zulmansyah Sekedang: Kepengurusan PWI Pusat Harus Dihormati

    Selanjutnya, daerah waspada potensi tsunami di antaranya meliputi Kepulauan Sangihe, Kabupaten Minahasa Utara bagian utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow bagian selatan.

    “Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

    Baca juga: Gempa dangkal guncang Kolaka Timur pada Rabu sore

    Masyarakat diharapkan juga menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

    BACA JUGA:  Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Jujur Medan Tuntut Pemungutan Suara Ulang

    “Periksalah dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya.

    Dia berharap, masyarakat memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

    Gempa bumi magnitudo 7,6 yang terjadi di perairan Bitung, Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis, pukul 06.48 Wita, sangat terasa di Kota Manado.(*)

    BACA JUGA:  PWI Pusat Bantah Klaim Hendry Ch. Bangun, Tegaskan Zulmansyah Sekedang sebagai Ketua Umum yang Sah

    sumber: antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini