
TelegrapNews.com – Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, mengungkapkan bahwa terdapat 50.374 jamaah umrah yang saat ini masih berada di Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sekitar 14.115 jamaah diperkirakan berpotensi tertahan atau mengalami overstay.
Selain itu, terdapat 1.239 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terkait dengan keberadaan para jamaah tersebut.
“Kami sudah memanggil semua PPIU yang terkait dengan ini,” kata Gus Irfan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).
Situasi ini berkaitan dengan kepulangan jamaah umrah, khususnya bagi jamaah yang menggunakan penerbangan transit.
Meski demikian, berdasarkan laporan dari perwakilan pemerintah Indonesia serta hasil koordinasi dengan otoritas Arab Saudi, kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi terutama di Jeddah, Mekah, dan Madinah dilaporkan aman dan kondusif.
Para jamaah umrah yang saat ini berada di wilayah tersebut masih dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tanpa gangguan berarti.
Sementara itu, hasil koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri menunjukkan bahwa hingga saat ini belum terdapat indikasi meredanya konflik di kawasan sekitar, sehingga situasi keamanan regional masih dinilai dinamis dan perlu terus dipantau.
“Kondisi tersebut berpotensi memberikan dampak terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah, yang dijadwalkan mulai dengan keberangkatan jamaah pada 22 April mendatang,” pungkasnya.(*)
sumber: jawapos.com
