More

    Memperingati May Day 2025, Polda Kepri Tanam 1.000 Pohon Mangrove untuk Lingkungan dan Solidaritas Sosial!

    Telegrapnews.com, Batam – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2025, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menggelar aksi penanaman 1.000 pohon mangrove secara serentak di kawasan Taman Akar Bumi, Sei Beduk, Batam, pada Kamis (1/5/2025).

    Kegiatan yang dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin ini tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan serikat pekerja.

    BACA JUGA:  Gasing Berputar, Barongsai Melompat! Polda Kepri Sulap Mega Mall Jadi Panggung Budaya Jelang Hari Bhayangkara ke-79

    Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, menyatakan bahwa aksi penanaman pohon ini merupakan simbol perayaan May Day yang damai, kreatif, dan penuh makna positif.

    “Penanaman mangrove ini bukan hanya menjaga lingkungan, tapi juga memperkuat kerja sama antara buruh, pengusaha, dan pemerintah untuk mewujudkan Kepri yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya.

    BACA JUGA:  Sukses Majukan Syiar Islam, Ibu-Ibu Majelis Taklim Se-Batam Solid Dukung Rudi-Rafiq di Pilkada Kepri 2024

    Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai contoh kolaborasi yang baik dalam upaya pelestarian alam sekaligus memperkuat solidaritas antar pihak yang terlibat.

    “Ini menunjukkan bahwa kita bisa bekerja bersama untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

    Sementara itu, Walikota Batam, Amsakar Achmad, juga menyoroti pentingnya aksi ini sebagai langkah kreatif serikat pekerja dalam memberikan solusi terhadap persoalan sosial dan lingkungan yang ada.

    BACA JUGA:  Rudi Janji Tingkatkan Layanan Kesehatan, Fasilitas Nelayan, dan Akses Transportasi di Anambas

    Ia mengapresiasi peran serikat pekerja yang semakin menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian alam dan kesejahteraan bersama.

    Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, termasuk unsur kepolisian, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, serikat pekerja, dan masyarakat umum.

    Editor: jd

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini