Hukum Kriminal

Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 30 Ton di Selat Karimata, 5 ABK Ditangkap

Telegrapnews.com, Batam — Satuan Bakamla Republik Indonesia (RI) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan pasir timah seberat 30 ton yang dilakukan oleh kapal kayu KM. Doa Restu Ibu Jaya di perairan Selat Karimata Bagian Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.

Kapal tersebut ditangkap oleh petugas KN Tanjung Datu-301 pada Jumat (25/4/2025), ketika tengah berlayar menuju negara tetangga, Malaysia.

Kapal yang membawa 600 karung pasir timah itu terdeteksi mencurigakan di koordinat 00°17.091′ S / 105°37.412′ E, sekitar 3 mil laut dari posisi patroli KN Tanjung Datu-301. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas menemukan bahwa kapal tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen pelayaran dan dokumen muatan yang sah.

Komandan KN Tanjung Datu-301, Kolonel Bakamla Rudi Endratmoko, menjelaskan bahwa kapal tersebut diawaki oleh 5 orang ABK (anak buah kapal), yang semuanya juga tidak dapat menunjukkan dokumen yang sah.

“Hasil pemeriksaan awal oleh tim Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) mengungkapkan bahwa kapal tersebut tidak memenuhi persyaratan hukum yang berlaku,” kata Rudi dalam keterangan tertulis, Sabtu (26/4).

Tindakan Hukum dan Dugaan Pelanggaran

Bakamla RI mencurigai bahwa kapal kayu tersebut melanggar sejumlah peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang tentang Pelayaran, Undang-Undang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Undang-Undang Perdagangan, serta Undang-Undang tentang Ekspor dan Impor.

Selain itu, kapal tersebut juga mengalami kerusakan mesin, sehingga untuk mencegah risiko lebih lanjut, petugas Bakamla melakukan proses towing (tarik) kapal tersebut menuju Batam untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Kapal kayu ini sekarang sedang dibawa ke Batam untuk proses penyelidikan dan penanganan hukum lebih lanjut,” tambah Rudi.

Upaya penyelundupan ini merupakan salah satu contoh dari pengawasan ketat Bakamla RI dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelayaran di wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan yang rawan penyelundupan seperti Selat Karimata.

Dengan kejadian ini, Bakamla RI menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk pelanggaran di laut dan memastikan setiap kapal yang berlayar di perairan Indonesia memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Kepri

Perkuat Pengawasan dan Evaluasi Pelaksanaan Program MBG

Polda Riau perkuat pengawasan MBG. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan…

55 menit ago
  • Lingga

Polres Lingga, TNI dan Masyarakat Kompak Tangani Karhutla

Petugas melakukan pemadaman api. F. Istimewa TelegrapNews.com - Polres Lingga bersama TNI, pemerintah daerah dan…

2 jam ago
  • Batam

Dua Kelompok Bentrok di Setokok Terkait Lahan, Dua Orang Tewas dan Tujuh Orang Terluka

Tangkapan layar konflik di Setokok. F. Istimewa TelegrapNews.com- Setokok mencekam pada, Senin (14/9/2026). Dua kelompok…

2 jam ago
  • Internasional

Iran akan Buka Selat Hormuz jika AS Penuhi Tujuh Syarat

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegraNews.com - Pemerintah Iran menyampaikan tujuh…

22 jam ago
  • Batam

Perkenalkan KEK Pariwsata Kesehatan di Singapura

BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…

1 hari ago
  • Nasional

KM Virgo Transport 8 Terbalik, Ratusan Penumpang Belum Ditemukan

KM Virgo Tranpsort 8. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa…

1 hari ago