More

    Bareskrim Polri Sita Brankas Berisi Ekstasi dan Amankan 53 Orang dari HH Club Planet Batam

    Petugas menyegel dan memasang garis polisi di pintu HH Club Batam. F. Istimewa

    TelegrapNews.com– Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pihaknya menyita sebuah brankas besar berisi ekstasi dari penggrebekan HH Club Planet, sebuah THM di Kota Batam, Senin (10/1/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

    “Isinya ekstasi,” katanya kepada wartawan, seperti dikutip dari detiknews.com, Senin (10/8/2026).

    Meski demikian, Eko belum merinci berapa banyak ekstasi yang ditemukan dalam brankas tersebut. Petugas saat ini masih terus melakukan pendaraan terkait barang bukti yang disita dalam operasi tersebut.

    BACA JUGA:  Kuasa Hukum WN Malaysia Pemilik Kapal CR6 Surati Kapolda Minta Pemotongan CR6 di Police Line 

    Eko Hadi mengatakan, penggrebekan tersebut dilakukan tim gabungan dari Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Satgas NIC Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury, serta AKBP Titus Yudho Ully.

    Saat melakukan penindakan, petugas mengamankan 53 orang. Itu terdiri dari tersangka dan saksi.

    “Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri setelah pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi selesai dilaksanakan,” pungkasnya.

    Sementara pantauan TelegrapNews.com di Lokasi hiburan yang berada di Kompleks Nagoya City Center Nomor 1-2, Lubuk Baja, Batam, tersebut langsung sepi paska digrebek . “Subuh rame di sini bang, karena ada penyegelan itu. Orang-orang sekitar sini katanya ada razia,” ujar seorang warga di sana.

    BACA JUGA:  Sidang Perdana Ahmad Rustam Ritonga: Wakil Ketua PERADI Batam Didakwa Berlapis Pencurian Rp8,9 Miliar

    Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas yang mengenakan pakaian kasual berwarna hitam mendatangi kawasan HH Club Planet. Mereka mengobrol satu dengan yang lain.

    Menurut sumber yang ditemui di lapangan, para petugas tersebut menggunakan sejumlah kendaraan beberapa unit Toyota Innova Zenix, satu unit Toyota Fortuner berwarna hitam, serta dua unit Toyota Hiace berwarna silver.

    BACA JUGA:  Dari Tanah Suci Ketua PWI Kepri Desak Nama Baik LCM Dipulihkan, Label "Black List" Sangat Berdampak Negatif

    Kondisi di sekitar lokasi tampak lengang. Tidak terlihat aktivitas seperti biasanya di kawasan tersebut. Bahkan dua akses lorong yang berada di sisi kiri dan kanan gedung yang biasa digunakan sebagai jalur kendaraan menuju area dalam lokasi terlihat tertutup pintu besi.

    Masing-masing pintu besi tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar 2 meter dan lebar sekitar 4 meter.(*)

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini