Headline

Bawaslu Batam Sita Uang Rp 5,66 Juta Diduga untuk ‘Serangan Fajar’ Pilkada

Telegrapnews.com, Batam – Bawaslu Batam menerima uang sitaan sebesar Rp 5.660.000 yang diduga terkait praktik politik uang atau “serangan fajar” menjelang Pilkada Batam 2024.

Uang tersebut diamankan dari dua wanita yang diduga merupakan koordinator lapangan (korlap) pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut 2, Amsakar-Li Claudia.

Ketua Bawaslu Batam, Antonius Itoloha Gaho, menjelaskan bahwa kedua wanita tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

“Baru saja ada sejumlah warga yang mengantar kedua wanita ini ke kantor Bawaslu. Mereka diduga membawa uang yang akan dibagikan kepada 56 warga di kawasan Sei Panas,” kata Antonius, Selasa (26/11/2024) malam.

Baca juga: Satgas Pemilu Damai NADI Tangkap Dua IRT Diduga Terlibat Politik Uang di Batam

Barang Bukti Uang Tunai dan Daftar Nama

Tanda bukti terima barang bukti dari Bawaslu Batam (ist)

Dari tangan pelaku, Bawaslu menyita uang tunai Rp 5,66 juta dan daftar nama warga yang diduga menjadi target penerima.

“Untuk sementara, pemeriksaan masih berlangsung. Barang bukti berupa uang dan data warga sudah kami amankan,” tambah Antonius.

Baca juga: Wali Kota Batam Rudi Imbau Semua Pihak Beri Kesempatan Warga Gunakan Hak Pilih Besok

Penangkapan Berawal dari Informasi Publik

Ahmad Zuhri, Koordinator Satgas Pemilu Damai NADI, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari informasi tentang pembagian uang di sebuah kantor penyedia jasa internet di kawasan Marcelia, Batam Center.

“Kami menemukan kedua wanita tersebut membawa tas berisi uang tunai dan daftar nama warga penerima. Saat diinterogasi, mereka mengakui bahwa uang itu untuk dibagikan demi memenangkan salah satu paslon,” ujar Ahmad.

Ahmad Zuhari yang akrab disapa Buyung menambahkan, demi menghindari konflik di lokasi, kedua wanita beserta barang bukti langsung dibawa ke kantor Bawaslu Batam untuk proses lebih lanjut.

“Keduanya mengaku sebagai korlap yang bertugas membagikan uang. Kami serahkan mereka ke Bawaslu untuk investigasi,” katanya.

Penulis: lcm

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

9 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

1 hari ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

1 hari ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

1 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago