TelegrapNews.com – Aksi penembakan maut terjadi di kawasan Jalan Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (18/10/2026) sekira pukul 21.00 WIB.
Peristiwa tersebut menewaskan Doni (40) atau akrab dikenal ‘pacek’, Wakil Komandan Komando Inti (Wadan KOTI) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Deliserdang.
Korban meninggal dunia setelah menderita luka tembak tepat di bagian leher sebelah kiri.
Selain Doni, dua rekannya turut menjadi korban, yakni Indra Wijaya Lingga (23) yang menderita luka tembak di paha kiri, serta Ahmad Sajali yang mengalami luka bacok.
Berdasarkan informasi, peristiwa bermula ketika Doni bersama lima rekannya mendapat kabar bahwa rumah seorang anggotanya di Desa Bandar Labuhan diserang oleh kelompok ormas lain. Mengetahui hal itu, Doni mengemudikan mobil Toyota Yaris bernomor polisi BK 1442 MAG menuju lokasi kejadian.
Namun, saat melintas di kawasan Dusun II Desa Bangun Rejo, kendaraan korban diintai dan dikejar oleh sekelompok orang bersenjata tajam dan senjata api yang mengendarai sepeda motor serta mobil.
Sesampainya di depan Gang Karo, Dusun IV Desa Bangun Rejo, pelaku mempet mobil korban dan langsung melepaskan tembakan dari samping hingga menembus kaca kendaraan. Tembakan tersebut mengenai leher Doni hingga membuatnya hilang kendali atas kemudi.
Mobil yang ditumpangi korban sempat menyenggol beberapa pengendara lain, menabrak tiang telepon, serta kanopi kios warga sebelum akhirnya terhenti di depan rumah warga.
“Di dalam mobil ada enam orang. Tiba-tiba ditembak dari luar oleh pelaku. Tembakan mengenai leher Doni dan paha Indra,” ujar Junaidi, Ketua MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang, Senin (19/10/2026).
Uli, seorang saksi mata warga setempat, menuturkan aksi penyerangan terjadi secara membabi buta. Pelaku yang berjumlah lebih dari empat orang membawa senjata tajam jenis kelewang dan senjata api.
“Banyak orangnya, ada yang naik mobil hitam dan sepeda motor. Saya dengar dari dalam mobil korban sempat minta ampun, tapi tetap ditembaki,” ungkap Bu Mila, warga setempat yang rumahnya sempat tertabrak mobil korban.
Dua pelaku diamankan
Warga sekitar lokasi kejadian berhasil mengamankan dua orang pria yang mengendarai sepeda motor Honda Beat putih tanpa pelat nomor yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut. Sedangkan pelaku lainnya melarikan diri.
Kedua terduga pelaku yang diamankan warga langsung diserahkan ke Mapolresta Deli Serdang. Pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Toyota Yaris milik korban, satu unit sepeda motor terduga pelaku, senjata api, serta senjata tajam.
Ketika akan diamankan pihak kepolisian, tampak pelaku diamuk masa yang geram melihat kejadian tersebut. Beberapa warga terlihat sampai menaiki mobil patroli yang berisikan kedua pelaku.
Jenazah Doni sempat dievakuasi ke RS Mitra Sehat Tanjung Morawa sebelum akhirnya dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk proses autopsi.
Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H. Damanik menyatakan bahwa pihak kepolisian bersama Satreskrim Polresta Deli Serdang dan Tim Jatanras masih mendalami kasus penembakan ini.
“Kami dibantu Jatanras Polresta Deli Serdang masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk dari kubu yang kontra dengan korban. Motif pastinya masih didalami.” jelas Jonni.
Polisi juga masih menguji jenis senjata yang digunakan pelaku, apakah menggunakan senjata api rakitan/organik atau airsoft gun.
Junaidi mengimbau seluruh kader dan simpatisan Pemuda Pancasila di Sumatera Utara untuk menahan diri dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri.
“Kami percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Kami meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini sampai ke otak intelektualnya,” tegas Junaidi saat ditemui di RS Bhayangkara Medan.
Junaidi, yang juga anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang, mengenang almarhum Doni sebagai sosok kader yang militan, dermawan, serta aktif dalam kegiatan organisasi dan kemasyarakatan.
Kasus penembakan ini menambah deretan aksi kekerasan bersenjata api yang melibatkan perselisihan antar kelompok ormas di wilayah Tanjung Morawa dalam beberapa waktu terakhir.(*)
piutang retribusi sampah di Batam sangat tinggi. F. dok telegrapnews.com telegrapNews.com - Piutang retribusi Pemko…
F.istimewa TelegrapNews.com - Penerbangan langsung Batam–Penang resmi dibuka pada Minggu (18/10/2026) lalu. Ini menjadi peluang…
Kapolda Kepri dan Wakapolda Kepri foto bersama dengan pengurus PWI Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com –…
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei. F. Dok Polda Kepri TelegrapNews.com -…
Wakapolda Kepri saat hadir di Gereja Katolik Santo Fransiskus. F. Istimewa TelegrapNews.com– Wakapolda Kepri Brigjen…
Polisi mengamankan sejumlah orang dalam operasi yang digelar Polda Kepri..f. istimewa TelegrapNews.com– Ditresnarkoba Polda Kepri…