Nasional

Drama PWI Makin Panas! Zulmansyah: Hendry Ch Bangun Sudah Dipecat, Kongres Harus Dimajukan!

Telegrapnews.com, Jakarta – Drama dualisme kepemimpinan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memasuki babak baru! Ketua Umum PWI Pusat versi sah, Zulmansyah Sekedang, secara tegas mendesak percepatan Kongres Persatuan PWI untuk mengakhiri kekisruhan yang dinilai semakin merusak citra organisasi wartawan terbesar di Indonesia.

Zulmansyah menyebut, langkah ini perlu diambil menyusul pernyataan mengejutkan dari Hendry Ch Bangun yang masih bersikukuh mengklaim dirinya sebagai Ketua Umum PWI, meski sudah diberhentikan secara resmi!

“Banyak wartawan di daerah tidak tahu bahwa Hendry sudah bukan anggota PWI. Maka otomatis, dia juga bukan lagi ketua umum,” ujar Zulmansyah di Jakarta, Ahad (15/6/2025).

Menurutnya, pemecatan Hendry bukan sekadar keputusan sepihak, melainkan diambil lewat tiga jalur resmi organisasi, yaitu:

  1. Dewan Kehormatan PWI Pusat,
  2. PWI Provinsi DKI Jakarta, dan
  3. Forum Kongres Luar Biasa (KLB).

Tak main-main, Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 Maret 2025 juga memperkuat pemecatan itu dan menyatakannya final secara hukum!

Skandal ‘Cashback’ dan Lembaga Tandingan

Zulmansyah mengungkap, alasan pemecatan Hendry terkait pelanggaran etik berat, termasuk dugaan penerimaan insentif/cashback dari dana bantuan UKW yang bersumber dari Forum Humas BUMN.

Tak hanya itu, Hendry juga dituding:

  1. Menolak keputusan Dewan Kehormatan,
  2. Memecat pengurus DK tanpa dasar,
  3. Membentuk lembaga tandingan secara sepihak!

“Tindakan itu jelas-jelas melanggar konstitusi organisasi,” tegas Zulmansyah yang didampingi Sekjen PWI Pusat, Wina Armada Sukardi.

Rekonsiliasi atau Akal-akalan?

Mirisnya, pernyataan Hendry muncul hanya sehari setelah penandatanganan Kesepakatan Jakarta di kantor Dewan Pers – sebuah langkah damai yang seharusnya mengakhiri konflik internal.

“Kalau begini, lebih baik kongres dipercepat. Kalau bisa Juli, jangan tunggu Agustus,” kata Zulmansyah kecewa.

Padahal, dalam kesepakatan tersebut kedua kubu telah sepakat menggelar Kongres paling lambat 30 Agustus 2025. Kini, rekonsiliasi itu terancam gagal total.

Pemerintah & Dewan Pers Turun Tangan

Zulmansyah menegaskan, Kemenkumham telah membekukan kepengurusan PWI versi Hendry, dan Dewan Pers juga sudah mencabut semua pengakuan terhadapnya.

“Pengadilan juga sudah jelas. Yang sah hanya satu, dan itu adalah PWI yang sekarang kami pimpin,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa putusan sela di pengadilan bukan putusan final – sesuatu yang menurutnya sering disalahartikan oleh pihak Hendry.

Imbauan untuk Wartawan

Menutup pernyataannya, Zulmansyah mengajak seluruh anggota PWI untuk tidak ikut terpecah karena narasi sesat.

“Periksa fakta, jangan telan mentah-mentah satu narasi saja. Jangan biarkan PWI jadi alat ambisi pribadi. Mari kita jaga marwah organisasi wartawan ini,” pungkasnya.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Batam

Kepala BP Batam Apresiasi Peran Driver Online Jaga Nama Baik Kota Batam

Suasana silaturahmi antara driver online dengan kepala BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kepala Badan…

14 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polda Kepri Ungkap Dugaan Jaringan Judi Online Internasional dan Amankan 24 WNA dari Ruko Mewah di Batam

Polda Kepri menunjukkan barang bukti hasil pengungkapan jaringan Judol Internasional. F. Istimewa TelegrapNews.com - Ditreskrimsus…

21 jam ago
  • Nasional

Nadiem Makarim jadi Tahanan Rumah, Tak Boleh Keluar 24 Jam

Nadiem Makarim saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. F. istimewa TelegrapNews.com - Majelis Hakim mengabulkan…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

Istri di Lingga Dicekik Hingga Tewas, Lalu Dikuburkan dan Pelaku Lari ke Lumajang, Jawa Timur

Kabid Humas Polda Kepri dan Dirkrimum saat memberikan keterangan ke wartawan terkait kasus pembunuhan yang…

2 hari ago
  • Batam

Lubang Bekas Galian Pasir Ilegal Ditutup, Tim Lakukan Patroli Rutin

Lubang bekas tambang pasir ilegal dipulihkan BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan lingkungan di…

2 hari ago
  • Nasional

320 WNA Ditangkap Terkait Judol Jaringan Internasional di Hayam Wuruk Dititipkan ke Imigrasi

Polisi menangkap ratusan WNA terkait Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta. F dok antara TelegrapNews.com…

3 hari ago