More

    Hujan Deras dan Banjir Terjang Tanjungpinang, Warga Khawatir Terulang

    Telegrapnews.com, Tanjungpinang – Hujan deras yang melanda Kota Tanjungpinang, Kepri, pada Jumat (10/1) mengakibatkan banjir yang merendam sejumlah jalan utama. Diantaranya Jalan Nusantara Kilometer 12 dan Jalan DI Panjaitan Kilometer 9.

    Banjir yang dimulai sejak pagi hari itu mulai surut sekitar pukul 12.00 WIB setelah hujan mulai reda.

    Menurut warga setempat, Sudarmanto, banjir telah terjadi sejak sekitar pukul 9 pagi. Ketinggian air yang merendam halaman pertokoan di lokasi tersebut.

    “Mulai surut itu waktu siang hari, saat hujan deras mulai reda,” ujarnya.

    Sudarmanto menambahkan bahwa ketinggian banjir kali ini tidak sebesar banjir pada hari-hari sebelumnya, yang bahkan merendam bagian dalam toko.

    BACA JUGA:  Info BMKG: Cuaca Kota Batam, Selasa Diperkirakan Hujan Ringan Sepanjang Hari

    Meskipun air sudah surut, ia tetap merasa khawatir akan banjir kembali mengingat hujan deras yang masih berlangsung hingga sore hari.

    Rama, seorang pemilik toko di kawasan yang sama, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi tersebut, karena banjir sering terjadi di wilayah tersebut setiap kali hujan deras turun.

    “Walaupun cepat surut, air kadang masuk dan mengotori halaman kami,” ujar Rama seperti dikutip batampos, Sabtu (11/1/2025).

    BACA JUGA:  Waspada Cuaca Ekstrem di Kepri 23 Juli 2025! Hujan, Angin Kencang, dan Gelombang Tinggi Ancam Wilayah Ini

    Ia berharap pemerintah dapat segera mencari solusi untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayah tersebut, demi kenyamanan para penghuni toko dan warung.

    Banjir yang kerap terjadi di lokasi ini menjadi perhatian masyarakat yang berharap ada langkah dari pemerintah untuk memperbaiki sistem drainase dan mengurangi dampak banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

    BACA JUGA:  Titik Banjir Baru di Tanjungpinang, Jalan WR. Supratman Lumpuh Terendam Air

    Editor: dr

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini