Hukum Kriminal

Jangan Berhenti di Basri dan Yuwanky, Romo Paschal Minta Petugas Ungkap Peran Karto di Kasus Narkotika Jaringan Planet

Chrisanctus Paschalis Saturnus atau Romo Paschal. F. Istimewa

TelegrapNews.com – Pengungkapan kasus narkotika di beberapa tempat hiburan malam (THM) khususnya jaringan Planet mendapat sorotan luas dari berbagai pihak. Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian, dan Pastoral Migran dan Perantau (KKPPMP) Chrisanctus Paschalis Saturnus atau yang akrab disapa Romo Paschal pun angkat bicara.

Romo Paschal mengatakan, kasus narkotika yang diungkap Bareskrim Polri di jaringan Planet harus menjadi titik masuk untuk membersihkan semua tempat hibuan malam dari narkotika. Kasus ini harus diusut sampai ke akar-akarnya.

Dalam kasus ini, ada dua nama besar yang sudah ditetapkan jadi tersangka. Basri Lewaimang dan Yuwanki. Keduanya sudah ditangkap meski sempat melarikan diri ke luar negeri. Dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Bareskrim. Tetapi pengusutan kasus ini menurut Romo Paschal jangan hanya terhenti di dua nama tersebut. Tetapi ada satu sosok lain yang dianggap berpengaruh di jaringan bisnis planet. Namanya Karto.

“Jangan hanya berhenti pada dua nama, Basri dan Yuwanky itu,” katanya.

Menurut Romo Paschal, pihak kepolisian harus menelusuri semua pihak yang ada hubungannya dengan operasi dan struktur bisnis di Planet berdasarkan barang bukti. Meski demikian, ia menegaskan bahwa permintaannya agar Karto diperiksa bukan berarti menuduhnya terlibat dalam tindak pidana narkotika. “Status seseorang sebagai pemilik hotel ataupun memiliki hubungan bisnis tidak otomatis yang bersangkutan ada keterlibatan dalam kasus pidananya. Tapi hubungan, kewenangannya perlu diperiksa apabila relevan dengan perkara,” ujarnya.

Romo Paschal mengatakan, ada beberapa pertanyaan yang muncul di benaknya terkait kasus tersebut. Menurutnya ada sejumlah pertanyaan yang seharusnya bisa dijelaskan oleh penyidik kepolisian.

“Apa sebenarnya peran Karto? Apakah hanya pemilik tempat? Siapa yang mengelola aktivitas di dalamnya? Siapa yang mengetahui pergerakan jaringan tersebut? Siapa yang memberikan akses dan perlindungan operasional? Dan yang paling penting: siapa yang berada di atas Basri dan Yuwanky?” katanya.

Ia berharap Polri tidak hanya menyasar orang-orang yang berada pada level operasional. Tetapi harus juga mengungkap struktur yang memungkinkan bisnis haram tersebut berjalan mulus tidak terbongkar.

Beroperasi Lama Tanpa Terbongkar

Operasional THM jaringan planet ini sudah berlangsung lama. Bahkan diperkirakan ekstasi yang beredar di THM Planet setiap bulannya mencapai 40 ribu butir. Tapi anehnya, tidak pernah tersentuh.

Menurut Romo Paschal,jika struktur jaringan tidak disentuh, penangkapan terhadap individu tidak akan cukup memutus mata rantai peredaran narkotika. “Sebab jika akar persoalannya tidak disentuh, Basri dan Yuwanky bisa saja digantikan oleh Basri baru dan Yuwanky baru,” ujarnya.

Ia juga meminta Kapolri untuk melakukan pemeriksaan objektif terhadap sejumlah aparat penegak hukum khususnya kepolisian di Kepulauan Riau, Polda Kepri dan Polresta Barelang. Meski demikian, Romo Paschal dengan tegas mengatakan bahwa permintaan tersebut bukan menuduh oknum pejabat kepolisian di Kepri telah melakukan pelanggaran.

“Bukan karena mereka otomatis bersalah. Tetapi karena mereka adalah pejabat yang memiliki tanggung jawab atas pengetahuan, pengawasan, intelijen, dan penegakan hukum di wilayah tersebut,” katanya.

Menurutnya, patut dipertanyakan beberapa hal terkait peredaran narkotika di jaringan Planet ini. Terutama dugaan peredaran narkotika ternyata berlangsung dalam skala besar dan dalam waktu panjang. “Kalau tidak tahu, mengapa tidak tahu? Kalau tahu, apa yang dilakukan? Kalau pernah ada informasi, mengapa tidak ditindak? Kalau pernah ditindak, sejauh mana dan mengapa jaringan itu tetap berkembang?” ujar Romo Paschal.

Menurut dia, apabila kemudian ditemukan bukti adanya pembiaran, kelalaian, konflik kepentingan atau aliran dana kepada oknum tertentu, semuanya harus diusut. “Ini bukan tuduhan. Ini pertanyaan akuntabilitas,” tegasnya.(*)

Share

Recent Posts

  • Hukum Kriminal

34 Orang Diamankan Dalam Operasi Sarang Narkoba

Polisi mengamankan sejumlah orang dalam operasi yang digelar Polda Kepri..f. istimewa TelegrapNews.com– Ditresnarkoba Polda Kepri…

17 jam ago
  • Hukum Kriminal

Polisi Ungkap Gudang Miras Ilegal, 8.644 Botol Disita dan SS Ditetapkan Tersangka dan Lai Cung Diburu Polisi

Konfrensi Pers pengungkapan gudang miras ilegal di Batam, dimana 8.644 botol disita. F. Humas Polresta…

1 hari ago
  • Kepri

Perkuat Sinergi dengan BP3MI untuk Cegah PMI Non Prosedural dan TPPO

Kapolda Kepri Irjen Pol Suhendri saat berkoordinasi dengan BP3MI. F. Istimewa TelegrapNews.com - Kapolda Kepulauan…

1 hari ago
  • Batam
  • News Update

Baru Diperbaiki Sudah Langsung Rusak, BP Batam akan Kembali Perbaiki “Jalan Bunting” di Sekitar Hotel Vista

F. Istimewa TelegrapNews.com- Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan pekerjaan peningkatan Jalan Gajah Mada di…

2 hari ago
  • News Update

Siapkan Ketahanan Air, BP Batam Buka Peluang Kerja Sama Kemitraan dan Pastikan Air untuk Data Center dari SWRO

F.Istimewa TelegrapNews.com— Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan berbagai penanganan taktis dan terukur untuk memastikan…

2 hari ago
  • Bintan

Pengurus PWI Bintan 2026–2029 Dilantik, Harjo Waluyo Serukan Kerjasama

Para pengurus PWI Binta foto bersama dengan pengurus PWI provinsi Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com –…

2 hari ago