
TelegrapNews.com – Kabut asap masih menyelimuti langit Batam, Rabu (14/10/2026). Kondisinya bahkan lebih parah atau lebih pekat dari hari-hari sebelumnya. Pandangan sangat terbatas dan sangat menggangu pernafasan.
Suratman, Koordinator Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengatakan udara pada hari ini masuk kategori sangat tidak sehat.
“Kualitas udara di Batam pada saat ini telah masuk dalam kategori sangat tidak sehat.” ujarnya.
Berdasarkan citra sebaran asap terbaru, terdeteksi adanya sebaran asap di wilayah Kepulauan Riau. Sebaran asap bergerak ke arah barat laut. Arah angin di Kepri bertiup dari arah tenggara-barat daya.
Suratman juga menambahkan bahwa ada potensi hujan di wilayah Kota Batam serta potensi asap karhutla di seluruh wilayah Kepri mengakibatkan gangguan pernapasan dan rusaknya jarak pandang.
“Ada potensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di Kota Batam dan Kab. Bintan.” tambahnya.
“Masyarakat harus waspada potensi asap Karhutla di seluruh wilayah Kepri yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang dan gangguan pernapasan.” tutupnya.
Andika, warga Sagulung juga mengeluhkan asap yang semakin pekat. Sangat mengganggu saat berkendara.
“Mata perih dan sangat menggangu. Bau asapnya sudah sangat tercium. Jarak pandang juga terganggu,”katanya. (*)
