RDP Teluk Bakau ricuh, saat Ketua Komisi I DPRD Batam, Jelvin Tan membentak mahasiswa (tangkapan layar)
Telegrapnews.com, Batam – Wajah tegang yang memancarkan emosi tinggi tampak jelas terlihat diraut wajah Ketua Komisi I DPRD Kota Batam Jelvin Tan, kala dirinya mengeluarkan suara keras seraya membentak perwakilan mahasiswa.
Situasi itu terjadi saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) penggusuran warga Teluk Bakau oleh PT Citra Tritunas Prakarsa Rabu 20/11/2024 sekitar pukul 15.00 di ruangan pertemuan lantai 2 Komisi I DPRD Batam.
Alhasil kericuhan tersebut mendapatkan respon perlawanan dari perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiwa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Komisariat Batam.
Baca juga: RDP DPRD Batam Sepakati Penundaan Penggusuran Warga Teluk Bakau Hingga Ganti Rugi Tuntas
“Bapak anggota dewan jangan suara keras. Kita datang ke sini bukan mau adu suara. Kita mau ada solusi untuk warga yang akan digusur. Bapak anggota dewan, perwakilan rakyat,” ujar Jhon Making salah seorang perwakilan mahasiswa.
Situasi sempat memanas. Terlihat beberapa Pengamanan Dalam (Pamdal) DPRD Batam menghampiri kursi perwakilan mahasiswa.
Namun perwakilan warga juga tidak tinggal diam. Mereka mencoba melindungi perwakilan mahasiswa dari situasi tersebut.
Tidak berhenti sampai disitu, Ketua PMKRI Simeon Senang sontak berdiri sambil mengacungkan telunjuk ke arah Jelvin Tan. Dia protes keras atas sikap anggota dewan daerah pemilihan Lubuk Baja-Batam Kota tersebut.
Baca juga: Warga Teluk Bakau Tuntut Ganti Rugi Rp70 Juta Akibat Penggusuran PT Citra Tritunas Prakarsa
“Jangan suara keras, jangan bentak meja. Ini forum resmi, kita juga berhak interupsi,” terang pria berperawakan tinggi besar ini sambil berdiri dan menunjuk ke arah Jelvin Tan.
Meski ketegangan sempat memuncak, situasi dapat dikendalikan setelah pimpinan sidang, Muhammad Fadli, menunjukkan sikap bijaksana.
Ia berusaha meredakan ketegangan, sehingga RDP dapat kembali dilanjutkan dengan suasana yang lebih kondusif.
RDP ini merupakan bagian dari upaya untuk mencari solusi terkait permasalahan penggusuran warga Teluk Bakau yang hingga kini belum menemui titik terang.
Penulis: lcm
Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…
Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…
Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…
Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…
Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…
gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…