TelegrapNews.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memastikan bahwa KM Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Perairan Kalimantan Selatan (Kalsel) belum tenggelam. Menurut dia, posisi KM Virgo Transport 8 ditemukan dalam posisi terbalik dan mengapung.
“Berdasarkan laporan dari helikopter yang turut melakukan pencarian, kapal belum dalam posisi tenggelam,” ujar Dudy dalam konfrensi pers di Posko SAR Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu
Dudy mengatakan, terdapat 136 penumpang yang masih dalam pencarian. Titik pencarian difokuskan pada area yang tak jauh KM Virgo Transport 8 yang terbalik.
Di lokasi tersebut, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi enam penumpang dalam kondisi meninggal.
“Jadi, untuk total penumpang yang ditemukan meninggal berjumlah enam orang,” ungkap Dudy.
Sementara itu Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan bahwa sebelum terbalik, kapal dilaporkan dihantam cuaca buruk.
Nakhoda kapal sempat melaporkan kondisi pelayaran di tengah cuaca buruk. “Pada saat itu kapal membutuhkan bantuan dan telah mengaktifkan emergency untuk meminta bantuan,” kata Syafii.
Titik terbaliknya KM Virgo Transport 8 dari Banjarmasin, menurut Syafii, berjarak 80 mil laut. “Kalau ditempuh dari Banjarmasin itu memakan waktu sekitar enam jam. Sehingga Basarnas Banjarmasin yang memiliki kewenangan atas wilayah tersebut,” pungkas Syafii.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyebut prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal. “Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi,” kata diia di Jakarta, Minggu (13/9/2026).
Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri juga telah memberangkatkan tiga kapal polisi (KP) terdekat menuju lokasi kejadian.
Ketiga kapal tersebut adalah KP Laksmana-7012 dari Kalimantan Selatan dengan jarak sekitar 80 mil laut dan estimasi waktu tempuh tujuh jam, KP Ibis-6001 dari Kalimantan Tengah dengan jarak sekitar 103 mil laut dan estimasi sembilan jam, serta KP Manyar-5003 dari Surabaya dengan jarak sekitar 200 mil laut dan estimasi 24 jam.
“Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga kapal polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya,” tuturnya.(*)
BP Batam kenalkan KEK Pariwisata Kesehatan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat…
F.dok PWI Kepri TelegrapNews.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau akan memberikan Anugerah…
Otto Hasibuan bersama sejumlah pengurus Peradi. F. Istimewa TelegrapNews.com - Angin "segar dari dewan pimpinan…
IIBN saat menggelar IIBN Next Gen Festival 2026. F. Istimewa TelegrapNews.com – Institut Teknologi &…
Gotong Royong di Tiban Baru. F. Istimewa TelegrapNews.com - Tumpukan sampah di ruang publik tidak…
Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Li Claudia dan Fary Djemy Francis. F. Istimewa TelegrapNews.com -…