
TelegrapNews.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bintan kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui program bedah rumah.
Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PWI Bintan menyerahkan rumah layak huni kepada Kim Leng, warga lanjut usia yang hidup sebatang kara di Desa Sebong Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (4/9/2026).
Program tersebut menjadi bedah rumah keenam yang digelar PWI Kabupaten Bintan sejak 2022. Sebelumnya, program serupa menyasar warga di sejumlah wilayah, yakni Bintan Utara, Toapaya, Bintan Timur, Ekang Anculai, dan Teluk Sasak.
Ketua PWI Kabupaten Bintan Harjo mengatakan program bedah rumah biasanya dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Namun, tahun ini PWI Bintan menambah satu kegiatan sosial dalam momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81.
“Biasanya kami melaksanakan setiap memperingati Hari Pers Nasional (HPN), namun tahun ini kami berikan satu kegiatan lagi sempena HUT RI ke-81 dengan tema nasionalisme membawa pers lebih kuat,” ujar Harjo.
Menurut Harjo, pembangunan rumah tersebut dilakukan karena kondisi Kim Leng dinilai membutuhkan perhatian segera. Di sisi lain, terdapat keterbatasan regulasi pemerintah dalam memberikan bantuan melalui program resmi rumah tidak layak huni (RTLH).
“Secara regulasi pembangunan rumah ini tidak bisa dibantu oleh pemerintah. Maka kami berinisiatif membangun rumah untuk Pak Kim Leng yang sebatang kara,” katanya.
Harjo mengatakan kondisi kehidupan Kim Leng menjadi pertimbangan utama PWI Bintan untuk turun tangan. Menurut dia, kepedulian terhadap warga lanjut usia dan kelompok rentan tidak semestinya berhenti pada batas administratif maupun regulasi.
“Usianya sudah lanjut dan hidup sebatang kara. Kami melihat kondisi rumahnya dan kami tidak tega. Kita juga akan tua nantinya,” ujarnya.
Pembangunan rumah Kim Leng berlangsung sejak akhir Juni hingga 31 Agustus 2026. Total biaya yang dikucurkan mencapai sekitar Rp60 juta.
Rumah yang dibangun PWI Bintan untuk Kim Leng berukuran 6×6, terdiri dari dua kamar, satu ruang tamu, dapur, kamar mandi, berlantai semen, beratap dengan pondasi yang kokoh.
“Dana tersebut bersumber dari kas PWI Kepulauan Riau, mitra kerja, serta dukungan lebih dari 50 donatur,” ujarnya.
Harjo berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian PWI, tetapi juga mendorong organisasi lain dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dalam membantu masyarakat yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.
“Kami mungkin belum maksimal. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi dan ini menjadi motivasi bagi organisasi maupun pemerintah,” katanya.
Ketua PWI Provinsi Kepulauan Riau Saibansyah Dardani mengapresiasi konsistensi PWI Kabupaten Bintan menjalankan program tersebut.
Menurut dia, fungsi organisasi profesi pers tidak semata berkaitan dengan aktivitas jurnalistik dan peliputan. PWI Bintan, kata dia, menunjukkan bahwa organisasi pers juga dapat mengambil peran sosial di tengah masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan PWI Bintan ini. Dan satu-satunya PWI di Indonesia, hanya PWI Bintan yang rutin menggelar kegiatan bedah rumah untuk warga yang betul-betul membutuhkan bantuan ini,” ujar Saibansyah.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Roni Kartika. Ia menilai program tersebut menunjukkan adanya ruang kolaborasi antara organisasi masyarakat, dunia usaha, lembaga sosial, dan pemerintah dalam mengatasi persoalan rumah tidak layak huni.
“Kami mengapresiasi dan terharu dengan apa yang dilakukan PWI Kabupaten Bintan. Ke depan kami akan memfasilitasi bagaimana program ini dapat bekerja sama dengan Pemkab Bintan,” kata Roni.
Penyerahan rumah ditandai dengan pemberian kunci kepada Kim Leng setelah acara pembukaan program bedah rumah PWI Bintan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Bintan, Pemerintah Kabupaten Bintan, para donatur, serta mitra kerja PWI Bintan. (PWI)
