Headline

Lanal Bintan Gagalkan Penyelundupan Dua WNA China dari Malaysia ke Batam melalui Jalur Ilegal

Telegrapnews.com, Bintan – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bintan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dua warga negara asing (WNA) asal China yang masuk secara ilegal dari Malaysia menuju Batam.

Komandan Lanal Bintan, Kolonel Laut (P) Eko Agus Susanto, mengungkapkan bahwa upaya penggagalan ini bermula saat tim patroli Lanal Bintan mendeteksi pergerakan mencurigakan di Perairan Selat Riau, yang diduga sebagai jalur penyelundupan.

“Tim mendengar suara boat pancung berkecepatan tinggi yang melintas di Selat Riau,” ujar Kolonel Eko dalam keterangan resminya, Selasa (29/10/2024).

Baca juga: Dua Kali Mangkir, Mantan Ketum PWI HCB Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Saat didekati, boat tersebut justru berusaha melarikan diri dengan menambah kecepatan, sehingga terjadi aksi kejar-kejaran.

Setelah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, tim berhasil menghentikan boat pancung tersebut.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan empat orang di dalam boat pancung, termasuk dua WNA asal China. Serta tekong dan pembantu tekong yang masing-masing berinisial AN dan FN.

Baca juga: Kembali Komandan Israel Tewas dalam Serangan di Gaza, Daftar Korban Terus Bertambah

Berdasarkan pengakuan tekong, kedua WNA asal China ini dijemput dari pantai di kawasan Renggit, Malaysia, untuk dibawa ke Batam melalui jalur laut secara ilegal.

Upaya penyelundupan ini dilakukan atas perintah seseorang dari Batam berinisial H, dengan imbalan Rp40 juta, atau Rp20 juta per orang.

“Tekong bahkan sudah menerima uang muka sebesar Rp10 juta dari H sebelum berangkat menjemput kedua WNA tersebut,” tambah Kolonel Eko.

Selanjutnya, kedua WNA China tersebut akan diserahkan kepada pihak Imigrasi Tanjung Uban untuk proses lebih lanjut sesuai kewenangan. Sementara itu, pelaku penyelundupan akan menghadapi tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Penulis: jd

Share

Recent Posts

  • Nasional

Ketum PBNU Dukung Indonesia Gabung Board of Peace Bikinan Trump

Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. f istimewa TelegrapNews.com - Dukungan terhadap keputusan Indonesia bergabung…

9 jam ago
  • Nasional

23 Prajurit Korps Marinir yang Jadi Korban Longsor Cisarua Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul. (TNI AL) TelegrapNews.com - Sebanyak 23 prajurit Korps Marinir menjadi…

1 hari ago
  • Kepri

KAWAL PEMULANGAN 133 WNI DEPORTASI DARI MALAYSIA SECARA AMAN DAN KONDUSIF

Polisi mengawal pemulangan 133 WNI yang dideportasi pemerintah Malaysia. f istimewa TelegrapNews.com - Polda Kepri…

1 hari ago
  • Kepri

362 PERSONEL POLDA KEPRI TERIMA SATYALANCANA PENGABDIAN TAHUN 2026

Personel Polda Kepri yang mendapatkan penghargaan. f istimewa TelegrapNews.com - Sebagai wujud penghargaan negara atas…

1 hari ago
  • Batam

PT ESUN : Bukan Limbah B3, Tapi Bahan dan Material Produksi Berizin Sah, Sebut BP Batam Berperan Aktif Menata Penumpukan Kontainer

Ribuan pencari kerja hendak melamar kerja di PT Esun, beberapa waktu lalu. Setiap tahunnya perusahaan…

3 hari ago
  • Nasional

Batas Penerimaan Hadiah Pejabat Rp 1,5 Juta di Perubahan Aturan Pelaporan Nilai Gratifikasi

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengubah ketentuan mengenai batas nominal…

3 hari ago