Internasional

Ledakan Terdengar di Teheran: Iran Aktifkan Sistem Pertahanan terhadap Serangan Israel

Telegrapnews.com, Teheran – Pada Sabtu (26/10/2024) pagi, Iran mengaktifkan sistem pertahanan udaranya untuk mencegat setiap objek atau rudal yang ditembakkan oleh jet tempur Israel yang menyasar ibu kota Teheran.

Menurut laporan dari situs berita Mehrnews, beberapa ledakan terdengar di berbagai lokasi di Teheran, yang diakibatkan oleh pengoperasian sistem pertahanan udara.

Seorang pejabat di Bandara Internasional Imam Khomeini menegaskan bahwa bandara beroperasi normal. Mereka membantah tuduhan mengenai adanya insiden keamanan. Situasi di ibu kota saat ini terpantau tenang.

Baca juga: Perang Israel-Iran Dimulai, Pangkalan Militer Iran Jadi Sasaran Serangan Israel

Menurut keterangan dari Departemen Hubungan Masyarakat Pertahanan Udara Provinsi Teheran, suara ledakan tersebut terkait dengan pengaktifan pertahanan udara di tiga lokasi di luar Teheran.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan rudal-rudal Israel yang berhasil ditangkal oleh sistem pertahanan Iran. Lalu, disertai dengan suara ledakan dan percikan api di udara.

Meski demikian, terdapat laporan tentang asap tebal yang diduga diakibatkan oleh serangan rudal Israel.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant dilaporkan berada di bunker bawah tanah di kantor Kementerian Pertahanan di Tel Aviv saat serangan berlangsung.

Laporan menyebutkan bahwa sekitar 100 jet tempur Israel melakukan serangan terhadap target di Iran. Ini sebagai respons terhadap serangan rudal Iran sebelumnya.

Baca juga: Komandan Brigade Israel Tewas dalam Ledakan di Jabalia, Gaza Utara: Hamas Terus Melawan

Di tengah meningkatnya ketegangan regional, militer Israel mengonfirmasi bahwa mereka sedang menyerang target militer di Iran. Mereka menyatakan bahwa serangan ini merupakan balasan terhadap ancaman yang ditujukan oleh rezim Iran.

Ketegangan ini telah mencapai titik tertinggi sejak konflik di Gaza berlangsung lebih dari setahun lalu. Akibatnya terapat ribuan korban jiwa dan luka-luka.

Editor:

Share

Recent Posts

  • Kepri

Kunjungi Graha PWI Kepri, Dr Aqua Dwipayana Tekankan Pentingnya Soliditas Pengurus

Aqua Dwipayana saat menandatangani buku yang hendak diberikan ke beberapa pengurus PWI Kepri. F. Istimewa…

17 menit ago
  • Batam

Panen Raya Jagung Pipil, Polda Kepri Perkuat Ketahanan Pangan Bersama Kelompok Tani

Kapolda Kepri dan Wakapolda Kepri bersama masyarakat panen jagung. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan…

3 jam ago
  • Batam

Ditresnarkoba Ungkap Jaringan Peredaran Ekstasi di Batam, 17 Orang Diamankan

Para pelaku yang diamankan Polda Kepri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan…

3 jam ago
  • Batam

Cetak Pemimpin Profesional, Berintegritas, Amanah: PWI Kepri Gelar Pelatihan Leadership Media

Flyer Pelatihan Leadership & Media Management PWI Kepri yang akan digelar Jumat, 23 Oktober 2026…

1 hari ago
  • Batam

BP Batam Kebut Perbaikan Jalan Depan Hotel Vista, Masyarakat Diimbau Berhati-Hati

Perbaikan jalan di depan Hotel Vista..f. istimewa TelegrapNews.com– Perbaikan jalan di depan Hotel Vista, Batam,…

1 hari ago
  • News Update

73.477 Benih Bening Lobster Dibudidayakan di Batam dan Hendak Diselundupkan ke Vietnam

Konfrensi Pers pengungkapan dugaan penyelundupan benih bening lobster. F. Istimewa TelegrapNews.com – Direktorat Tindak Pidana…

1 hari ago