Ratusan rumah terendam dan tertimbun longsor.
TelegrapNews.com – Banjir bandang yang melanda Nepal dan Tibet beberapa hari lalu ternyata menyisakan duka yang mendalam. Dipastikan ratusan jiwa melayang. Bahkan masih ada sekitar 1.400 orang hingga saat ini dinyatakan hilang.
Seorang sumber di Nepal menyatakan bahwa jumlah korban tewas yang sudah ditemukan sudah di atas 390 orang. Dan ratusan wisatawan dari berbagai negara juga belum ditemukan.
Berdasarkan analisis citra satelit yang dilakukan oleh Hidenori Watanabe, profesor di Universitas Tokyo, sebagian gletser dengan lebar sekitar 1 kilometer dan panjang 2 kilometer kemungkinan runtuh dan jatuh sekitar 1,2 kilometer hingga mencapai dasar lembah.
Sungai Bhotekoshi di wilayah pegunungan Rasuwa, Nepal, meluap dan merusak rumah serta berbagai infrastruktur, termasuk sebuah pembangkit listrik tenaga air.
Kantor berita China Xinhua melaporkan bahwa tiga orang tewas dan lebih dari 550 lainnya masih belum diketahui keberadaannya setelah longsor terjadi di Shigatse, salah satu kota besar di Daerah Otonom Tibet, China.(?*)
Akademisi Universitas Ibnu Sina (UIS) Batam, Dr. Sumardin, SE., M.Si.f.istimewa TelegrapNews.com — Pemadaman listrik massal…
Suasana malam di Kota Batam pada hari kedua pasca-blackout, Selasa (13/10/2026). Aktivitas masyarakat berangsur kembali…
Direktur Politeknik ‘Aisyiyah Batam, Susanna, S.I.Kom., M.M., bersama ketua PWI Kepri Saibansah Dardani. F humas…
Slogan baru Polri. F. Istimewa TelegrapNews.com – Polda Kepulauan Riau memperkenalkan slogan baru Polri, “Polisi…
Gedung BP Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Pemulihan distribusi air minum di Kota Batam pasca…
Roma Nasir Hutabarat. F. Istimewa TelegrapNews.com — Roma Nasir Hutabarat yang akrab disapa Nasir menyampaikan:…