More

    Delegasi Iran Tinggalkan Lokasi Perundingan dengan AS di Swiss, Perdamaian Terancam Batal

    Perdana Menteri Pakistan Mohammad Shahbaz Sharif, bersama dengan Wakil Presiden AS J.D. Vance dan Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim bin Jaber Al Thani, menyampaikan pidato di Burgenstock, Swiss, Minggu (21/6/2026). f. istimewa

    TelegrapNews.com – Delegasi Iran meninggalkan lokasi perundingan dengan Amerika Serikat di Swiss pada Minggu (21/6) sebagai bentuk protes terhadap ancaman Presiden AS Donald Trump, menurut laporan Tasnim.

    Mengutip sumber yang dekat dengan tim perunding Iran, kantor berita itu melaporkan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memprotes ancaman Trump yang akan kembali menyerang Iran jika Teheran gagal membujuk kelompok pro-Iran di Lebanon agar berhenti “membuat masalah.”

    BACA JUGA:  Polisi Singapura Tanggapi Insiden Nelayan Indonesia di Perairan Teritorial Singapura

    Setelah itu, ketua tim negosiasi Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mendesak AS agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan.

    Ia juga menegaskan kesiapan angkatan bersenjata Iran untuk merespons segala bentuk ancaman.

    “Mereka (AS) sebaiknya berhati-hati dengan pernyataan mereka. Angkatan bersenjata kami siap merespons. Apa pun yang mereka katakan, kami akan mengambil tindakan,” kata Ghalibaf melalui platform X.

    BACA JUGA:  Donald Trump Sebut Raja Charles III akan Bantu AS dalam Operasi Militer di Iran

    Perundingan tingkat teknis antara Iran dan AS, yang dimediasi Pakistan dan Qatar, berlangsung secara tertutup di kawasan resor Burgenstock, Pegunungan Alpen, pada Minggu.

    Laporan media sebelumnya menyebutkan bahwa putaran pertama perundingan tersebut telah selesai.(*)

    sumber: antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini