Batam

Mahasiswa Demo Tuntut Penyelesaian Masalah Air Bersih dan Reklamasi di Pesisir Batam

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Batam menggelar aksi unjuk rasa di depan DPRD kota Batam. F. Istimewa

TelegrapNewa.com- Aliansi Mahasiswa Batam menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor DPRD Batam, Kamis (18/6/2026). Krisis air bersih dan sampah menjadi tuntutan serius dari mahasiswa. Mereka meminta Pemerintah Kota Batam bisa menyelesaikan masalah tersebut dalam beberapa bulan kedepan.

Dalam audiensi dengan anggota dewan, mahasiswa mendesak pemerintah daerah lebih serius menangani sejumlah persoalan yang dinilai semakin membebani masyarakat.

Dalam aksi itu, mahasiswa membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Batam Darurat Lingkungan”, “Selesaikan Krisis Air di Kota Batam”, hingga “Hentikan Reklamasi Ilegal di Pesisir Batam”.

Setelah  menyampaikan orasi di halaman DPRD, mahasiswa diterima berdialog oleh Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.

Koordinator Umum aksi, Kevin Manurung, mengatakan persoalan lingkungan dan air bersih menjadi perhatian karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah tuntutan nasional, di antaranya pengesahan RUU Perampasan Aset dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami berharap pemerintah lebih serius menyelesaikan persoalan lingkungan dan krisis air yang terus menjadi keluhan masyarakat Batam,” ujarnya.

Koordinator Lapangan, Pipin Riyansyah, menilai penggunaan anggaran negara harus lebih diarahkan pada kebutuhan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain menyoroti isu nasional, mahasiswa juga mengangkat persoalan sampah, banjir, perlindungan tenaga kerja lokal, hingga aktivitas yang dinilai berpotensi merusak lingkungan pesisir.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Batam Muhammad Kamaluddin mengakui bahwa persoalan sampah dan air bersih menjadi tantangan besar seiring pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

Menurutnya, volume sampah di Batam kini mencapai sekitar 1.300 ton per hari, meningkat hampir dua kali lipat dibanding beberapa tahun lalu. Sementara kebutuhan air bersih juga terus bertambah dengan jumlah pelanggan yang telah mencapai sekitar 360 ribu kepala keluarga.

“Pertumbuhan penduduk yang tinggi membuat kebutuhan layanan dasar ikut meningkat. Ini menjadi pekerjaan rumah yang terus kami dorong penyelesaiannya bersama pemerintah daerah dan BP Batam,” kata Kamaluddin.

Ia menjelaskan, sebagian infrastruktur distribusi air yang ada saat ini telah berusia cukup tua sehingga membutuhkan perbaikan bertahap yang memerlukan dukungan anggaran besar.

Terkait aspirasi mahasiswa, Kamaluddin memastikan seluruh tuntutan akan diteruskan kepada Pemerintah Kota Batam maupun pihak terkait sesuai kewenangannya.

Ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra tidak dapat hadir dalam audiensi karena sedang mengikuti agenda rapat di DPR RI, Jakarta.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan mahasiswa akan kami teruskan dan menjadi perhatian bersama,” ujarnya. (*)

Share

Recent Posts

  • Batam

Kapolda Kepri Ngobrol Santai dengan Warga Nagoya, Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas

Polda Kepri saat berbincang dengan warga di Lubukbaja. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepulauan Riau…

1 jam ago
  • Batam

Gudang Penimbunan Solar di Punggur jadi Sorotan, Disebut Milik Pengusaha dan Patut Diduga Terindikasi TPPU

Gudang penimbunan solar di daerah Punggur, Nongsa. Dimana truk tangki sedang membongkar solar . F.…

3 jam ago
  • Batam

Ibu Sakit Jantung, Anak Idap Meningitis, Keluarga di Kabil Berjuang di Tengah Keterbatasan

TelegrapNews.com – Rahmat berusia 12 tahun. Sejak lahir, bocah yang tinggal di kawasan Kabil, Batam,…

18 jam ago
  • Kepri

Sejumlah Pejabat Polda Kepri Kembali Berganti, Perkuat Penyegaran dan Kinerja Organisasi

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kepolisian Negara…

1 hari ago
  • Nasional

Presiden Prabowo Tahu Disadap dari Kapolri Suyudi

Kabareskrim Polri, Komjel Pol Asep Safrudin saat menggelar konfrensi pers di Jakarta, Selasa (3/11/2026). f.…

1 hari ago
  • Nasional

Menko Yusril Sebut Tiga Jenderal Polisi Tersangka Penyadapan Ponsel Presiden Tak Terkait Makar

Yusril Ihza Mahendra. F. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi,…

1 hari ago