More

    Manajemen Bandara Adisucipto: Keberangkatan Pesawat ATR 42-500 Sesuai Prosedur

    Ilustrasi pesawat hilang. f istimewa

    TelegrapNews.com – Manajemen Bandara Adisutjipto memastikan keberangkatan pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport dari Yogyakarta yang dilaporkan hilang kontak di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu, telah sesuai prosedur.

    “Sudah kita lakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku di bandara. Kemudian di ruang tunggu, setelah itu boarding menuju ke Makassar,” ujar General Manager Bandara Adisutjipto Wibowo Cahyono Soekadi di Yogyakarta, Sabtu.

    BACA JUGA:  Presiden Prabowo Sebut Progres MBG Indonesia Lebih Cepat dari Brasil, Saat ini Penerima Manfaat Sekitar 55 juta Dalam Setahun

    Wibowo menjelaskan, pesawat dengan nomor registrasi PK-THT tersebut lepas landas dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB dengan tujuan Makassar.

    Menurut dia, seluruh tahapan keberangkatan, mulai dari pemeriksaan keamanan di Security Check Point (SCP) hingga proses boarding, telah dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku di bandara.

    “Semua prosedur dari keberangkatan sampai pemeriksaan di X-ray, di Security Check Point (SCP)-nya, sudah kita lakukan,” ujar dia.

    BACA JUGA:  Imam Besar Istiqlal Beri Tanggapan dan Mendukung Pemberian Makan Gratis untuk Siswa dan Siswi

    Wibowo menambahkan, pesawat tersebut berangkat dengan mengangkut tujuh kru dan tiga penumpang.

    “Krunya tujuh, penumpangnya tiga,” ucap dia.

    Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menerima laporan hilangnya pesawat udara jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT pada Sabtu (17/1).

    Pesawat ATR 42-500 buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 tersebut melaksanakan penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta (JOG) menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) dengan Pilot in Command Capt. Andy Dahananto.

    BACA JUGA:  Jelang Lengser, Presiden Jokowi Copot Kepala BIN Budi Gunawan: Ini Penggantinya

    Saat ini pesawat tersebut dalam tahap pencarian. Target pencarian dilakukan di pegunungan kapur Bantimurung, desa Leang-leang, Kabupaten Marros. Lokasi itu sekaligus menjadi Posko Basarnas.(*)

    sumber : antara

    Baca berita lainnya

    Leave a reply

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini