Batam

Mudik Lebaran 2025: Bea Cukai Batam Beri Kemudahan Kendaraan Berpelat FTZ ke Luar Daerah

Telegrapnews.com, Batam – Bea Cukai Batam, bersama Polda Kepulauan Riau dan Bappeda Kepri, memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan roda empat berpelat Free Trade Zone (FTZ) untuk membawa kendaraan pribadinya keluar daerah saat mudik Idul Fitri 2025.

Namun, kebijakan ini tidak berlaku untuk kendaraan roda dua serta kendaraan berpelat hijau atau Completely Built Up (CBU) dengan huruf X, Z, V, atau U pada pelatnya.

“Namun, ada syarat yang harus dipenuhi oleh para pemilik kendaraan roda empat berpelat FTZ,” ujar Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam, Evi Octavia, Rabu (26/3/2025).

Syarat Pengajuan Pengeluaran Sementara Kendaraan FTZ

Pemilik kendaraan yang ingin membawa mobilnya keluar Batam harus mengajukan permohonan dengan menyertakan:

✅ Lokasi tujuan dan alasan pengeluaran kendaraan
✅ Foto kendaraan
✅ KTP, STNK, dan BPKB atau surat keterangan leasing (jika kendaraan masih dalam cicilan)
✅ NPWP dan SIM
✅ Penyerahan jaminan PPN yang terutang dalam bentuk tunai, berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dari Dispenda Kepri

Permohonan dapat diajukan melalui tautan bit.ly/PengeluaranSementaraKBM, dengan penyerahan dokumen fisik ke Kantor Bea Cukai Batu Ampar.

“Setelah semua persyaratan terpenuhi, akan ada keputusan persetujuan pengeluaran sementara dan penyerahan jaminan yang dibuktikan dengan penerbitan bukti penerimaan jaminan kepada pemohon,” kata Evi.

Batas Waktu & Proses Pengembalian Kendaraan

🛑 Kendaraan harus kembali ke Batam dalam waktu maksimal 45 hari sejak Surat Keputusan Kepala Kantor diterbitkan.
🛑 Jika melebihi batas waktu, jaminan akan disetorkan sebagai pajak ke kas negara.

Sebelum keluar Batam, pemilik kendaraan juga harus mengurus surat jalan dari Ditlantas Polda Kepri untuk memastikan kendaraan tidak terlibat pelanggaran atau tindak pidana.

Saat kembali ke Batam, kendaraan akan menjalani pemeriksaan fisik dan dokumen serta pembuatan proforma PPFTZ-03 sebelum masuk kembali ke kawasan FTZ.

“Setelah pemeriksaan selesai, Surat Persetujuan Pengeluaran Barang akan diterbitkan. Kendaraan bisa dibawa ke pelabuhan terakhir sebelum meninggalkan Batam, dengan petugas memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi,” pungkas Evi.

Editor: jd

Share

Recent Posts

  • Batam

Minggu Kasih di Gereja Santo Petrus, Wakapolda Kepri Ajak Umat jadi Pelopor Antu Narkoba

Wakapolda saat hadir gereja Katolik Santo petrus. F. Istimewanya TelegrapNews.com – Upaya mencegah peredaran narkoba…

12 jam ago
  • Otomotif

Teknisi Muda Harus Terampil dan Komunikatif, Festival Vokasi Honda Jadi Ajang Pembuktian

TelegrapNews.com – Dunia otomotif tak cukup hanya membutuhkan tenaga teknis yang piawai mengutak-atik mesin. Kemampuan…

13 jam ago
  • Batam

Pameran Foto Pembangunan Batam, BP Batam Hadirkan Visualisasi Perjalanan dan Capaian Pembangunan Daerah

Pameran foto pembangunan Batam. F. Istimewa TelegrapNews.com - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Pameran Foto…

1 hari ago
  • Olahraga

Bidikan Emas Atlet Panahan Batam, Tujuh Kali Berdiri di Podium Tertinggi Porprov Kepri

TelegrapNews.com – Anak panah demi anak panah melesat menuju sasaran. Di arena Pekan Olahraga Provinsi…

2 hari ago
  • Ekonomi

BEI Siapkan UKM Melantai di Bursa, 281 Perusahaan Sudah Didampingi

TelegrapNews.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat keterbukaan informasi kepemilikan saham perusahaan tercatat. Mulai November…

2 hari ago
  • Batam

Polisi di Nongsa Panen Jagung, Hasil dari Dua Hektare Lahan Diperkirakan Satu Ton

TelegrapNews.com – Polisi tak hanya mengurus keamanan. Di Kecamatan Nongsa, Batam, personel Polsek Nongsa juga…

2 hari ago