Batam

Operasi Pencarian Buaya Lepas dari Penangkaran Pulau Bulan Batam Berlanjut, 35 Ekor Telah Diamankan

Telegrapnews.com, Batam – Operasi pencarian buaya yang lepas dari penangkaran PT PJK di Pulau Bulan, Batam, terus berlanjut hingga saat ini. Tim gabungan dari instansi terkait dan pihak perusahaan telah berhasil mengamankan 35 ekor buaya di sekitar perairan Pulau Bulan, Sagulung, dan Batuaji.

Peristiwa ini mencuat setelah sejumlah buaya berhasil kabur akibat kerusakan kandang penangkaran beberapa waktu lalu, yang memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Tommy Steven Sinambela, mengonfirmasi bahwa pencarian buaya masih terus dilakukan. Operasi ini bahkan diperluas hingga ke pulau-pulau terdekat.

Meski begitu, dalam dua hari terakhir, belum ada laporan penangkapan buaya baru, yang dianggap sebagai tanda bahwa mayoritas buaya yang kabur telah berhasil ditangkap.

“Kami terus melanjutkan pencarian dan meminta masyarakat untuk tetap waspada. Meskipun jumlah tangkapan sudah signifikan, operasi ini belum berakhir,” jelas Tommy Sinambela.

Nelayan Masih Takut Melaut

Masyarakat setempat, khususnya nelayan dari Pulau Bulan, masih merasakan kekhawatiran meskipun sejumlah buaya telah berhasil diamankan.

Rizal, seorang nelayan, mengungkapkan ketidakpastian mengenai jumlah buaya yang kabur, yang masih menjadi perhatian utama.

“Kami masih khawatir. Belum ada yang bisa memastikan berapa jumlah buaya yang sebenarnya kabur. Masyarakat yakin masih ada buaya yang bersembunyi di luar sana,” ujarnya dikutip jawapos, Sabtu (25/1/2025).

Sementara itu, proses penghitungan jumlah buaya di dalam kolam penangkaran masih terkendala oleh curah hujan tinggi, yang menghambat proses pengurasan air kolam.

Tommy Sinambela menambahkan, “Kami sedang menunggu proses penghitungan, namun hujan yang terus turun membuat pengurasan air kolam menjadi sulit, sehingga kami belum bisa memastikan jumlah buaya yang tersisa.”

Selain itu, BBKSDA mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat buaya di sekitar wilayah tersebut. Kolaborasi antara masyarakat dan tim pencarian dianggap penting untuk menjamin keselamatan bersama.

Beberapa nelayan di Pulau Bulan juga memilih untuk mengurangi aktivitas mereka di perairan hingga situasi dinyatakan aman.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Lebih baik menunggu hingga situasi benar-benar aman,” kata Rizal.

Operasi ini diharapkan segera selesai, agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tenang.

Pemerintah dan pihak perusahaan juga diminta untuk meningkatkan pengawasan dan sistem keamanan di penangkaran agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Jemaah Haji dari Indonesia Mulai Pulang ke Tanah Air, yang Pertama Embarkasi Batam

Ilustrasi Haji. f istimewa TelegrapNews.com - Kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Batam (BTH-1) secara resmi…

17 jam ago
  • Nasional

Harga Avtur Turun hingga 10 Persen

Ilustrasi - Mobil tangki PT Pertamina Patra Niaga mengisi bahan bakar avtur ke pesawat udara.…

21 jam ago
  • Ekonomi

Harga solar turun di SPBU Pertamina mulai 1 Juni

Ilustrasi SPBU melayani konsumen. f istimewa TelegrapNews - PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar…

22 jam ago
  • Olahraga

Bawa Pulang 13 Medali, Spider Jujitsu Batam Raih Juara Umum III di Jakarta Jiu Jitsu Open 2026

Tim jujitsu Kota Batam usai pertandingan. F. Istimewa TelegrapNews.com - Tim Spider Jujitsu Kota Batam…

23 jam ago
  • Batam

Li Claudia Tinjau Pengerjaan Jalan dan Drainase Pastikan Proyek Berjalan Optimal dan Tepat Waktu

Li Claudia melakukan peninjauan pembangunan Jalan. F. istimewa TelegrapNews.com - Plh Kepala BP Batam, Li…

3 hari ago
  • Batam

BP Batam Sembelih 33 Hewan Kurban Tingkatkan Kepedulian Sosial

Hewan kurban dari BP Batam pada perayaan Idul Adha. F. Istimewa TelegrapNews.com - Dalam rangka…

3 hari ago