Headline

Paslon 02 Pilkada Kepri Tolak Hasil Rekapitulasi Suara di Batam, Akan Tempuh Jalur Hukum

Telegrapnews.com, Batam – Saksi pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 02, Muhammad Rudi – Aunur Rafiq, secara tegas menolak menandatangani dokumen model D hasil rekapitulasi tingkat Kota Batam dalam Pilgub Kepri 2024. Penolakan ini disampaikan usai rapat pleno rekapitulasi dengan alasan dugaan pelanggaran yang dinilai terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

“Kami dengan tegas menolak hasil Pilkada Gubernur Kepri khususnya di Kota Batam karena kami menilai bahwa ini termasuk pelanggaran-pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif,” ujar saksi Paslon 02, Ernawati, Kamis (5/12/2024).

Ernawati menyebut bahwa pelanggaran terjadi sejak tahapan kampanye hingga proses rekapitulasi suara.

Ia menyoroti dugaan praktik politik uang, distribusi sembako di 12 kecamatan, tekanan terhadap penyelenggara pemilu, hingga keterlibatan aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa di Kantor KPU Batam, Tuntut Pemungutan Suara Ulang Pilkada 2024

Dugaan Praktik Politik Uang dan Ketidaknetralan ASN

Ernawati, sebagai saksi paslon 02 menegaskan bahwa praktik politik uang terjadi secara terang-terangan, bahkan sempat ditangkap tangan. Namun, ia mengkritik penanganan kasus tersebut yang dinilai tidak transparan.

“Yang money politik dihentikan karena tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu. Padahal, secara bukti, orang awam pun tahu uang itu buat apa,” ujarnya.

Selain itu, ia menuding adanya keterlibatan ASN yang tidak netral, termasuk dugaan kasus yang melibatkan seorang lurah di Sagulung.

“Kami sudah melaporkan kasus ini ke Bawaslu, tetapi baru satu laporan yang ditindaklanjuti terkait netralitas ASN,” tambahnya.

Baca juga: Bawaslu Kepri: 33 Dugaan Pelanggaran Pilkada 2024, Didominasi Netralitas ASN dan Politik Uang

Hasil Perolehan Suara di Batam

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara Pilgub Kepri 2024 di Kota Batam:

Ansar Ahmad – Nyanyang Haris Pratamura: 217.962 suara
Muhammad Rudi – Aunur Rafiq: 203.620 suara
Suara sah: 421.582 suara
Suara tidak sah: 15.325 suara

Langkah Hukum ke MK dan DKPP

Saksi Tim Paslon 02 berencana membawa berbagai dugaan pelanggaran ini ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka juga akan melaporkan dugaan pelanggaran oleh penyelenggara pemilu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami akan terus memperjuangkan keadilan, baik melalui proses di MK maupun DKPP, karena ini menyangkut suara rakyat yang harus dilindungi,” tegas Ernawati.

Kritik Terhadap Penyelenggara Pemilu

Ernawati menyatakan kekecewaannya terhadap kinerja KPU dan Bawaslu yang dinilainya tidak menjalankan tugas secara transparan. “Penyelenggaraan Pilkada ini sudah tidak sehat. Kami meminta keadilan dan transparansi,” pungkasnya.

Penolakan ini menunjukkan ketidakpuasan atas hasil Pilkada, dengan langkah hukum sebagai jalan untuk memastikan integritas demokrasi di Kepri.

Editor: dr

Share

Recent Posts

  • Nasional

Polisi Ungkap Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS

Kepala Divisi Hukum Kontras, Andrie Yunus (kiri) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Indira…

10 jam ago
  • Batam

Kapolda Kepri Hadiri Peresmian Masjid Baitul Amin di Lanud Hang Nadim

Kapolda Kepri menghadiri peresmian masjid di Lanud Hang Nadim. F. Istimewa TelegrapNews.com – Kapolda Kepri…

20 jam ago
  • Batam

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Pemudik memadati pelabuhan domestik sekupang. F. Istimewa TelegrapNews.com - Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan…

20 jam ago
  • Nasional

Para Menlu Uni Eropa Bertemu di Brussels Membahasan Ketegangan di Timur Tengah

Ilustrasi. Kapal Tangker melntas di Selat Hormuz. f Istimewa TelegrapNews.com - Menteri-menteri luar negeri Uni…

2 hari ago
  • Hukum Kriminal

KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Satu Unit Mobil Terkait Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

gedung KPK. f. istimewa TelegrapNews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti terkait…

2 hari ago
  • Nasional

Menkeu Purbaya Kejar 10 Perusahaan yang Bayar Pajak Lebih Rendah dari Nilai yang Seharusnya

Menkeu Purbaya. f. Istimewa TelegrapNews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengejar 10 perusahaan…

2 hari ago